Berita Balikpapan Terkini
Alasan DPRD Mendorong Pembangunan Kolam Berstandar Internasional di Balikpapan
Keterbatasan sarana latihan cabang olahraga renang di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, perlu dibuat kolam renang baru
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Keterbatasan sarana latihan cabang olahraga renang di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur perlu mendapat perhatian serius.
DPRD Kota Balikpapan mendorong pembangunan kolam renang berstandar internasional sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan atlet berprestasi.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, menyampaikan cabang olahraga renang selama ini menjadi salah satu penyumbang prestasi daerah.
Dalam artian, kontribusi cabang olahraga renang memiliki kontribusi signifikan dalam perolehan medali Kota Balikpapan.
Baca juga: Nikmatnya BBQ di Pinggir Kolam Renang Tamansari Skylounge bersama Four Points Hotel Balikpapan
Namun adanya keterbatasan sarana dan prasarana olahraga masih menjadi tantangan serius yang perlu segera mendapat perhatian oleh pemerintah daerah.
“Masih ada beberapa cabang olahraga yang kekurangan fasilitas. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah kota, terutama untuk renang yang selama ini menjadi cabor unggulan dan penyumbang medali bagi Balikpapan,” ujarnya, Selasa (20/1/2026) di Balikpapan.
Gasali menyebut ketersediaan fasilitas latihan yang memadai dan representatif sangat berpengaruh terhadap optimalisasi pembinaan atlet.
Untuk itu, DPRD mendorong pemerintah kota (Pemkot) Balikpapan untuk menghadirkan venue kolam renang yang memenuhi standar internasional, dengan tetap memperhatikan kondisi keuangan daerah.
Baca juga: Kejari Kutim Sita Rp 1,2 Miliar Imbas Dugaan Tipikor Pembuatan Kolam Renang di Desa Kandolo
“Kami berharap ke depan ada fasilitas khusus sebagai wadah latihan atlet renang. Namun tentu pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ucapnya.
Gasali mengungkapkan, rencana pembangunan kolam renang berstandar internasional tersebut sebenarnya telah dipersiapkan secara teknis.
Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan disebut telah menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar perencanaan pembangunan.
“Informasi yang kami terima dari Dispora, Detail Engineering Design sudah tersedia. Sekarang tinggal menunggu kesiapan anggaran daerah,” jelasnya.
Kendati begitu, keterbatasan anggaran membuat pembangunan kolam renang tersebut belum memungkinkan direalisasikan pada tahun anggaran 2026.
Baca juga: Skylight Garden Borneo Bay City Hadirkan Program Investasi Hunian Best View di Pintu Gerbang IKN
Gasali berharap rencana tersebut dapat kembali diusulkan pada program pembangunan daerah pada tahun berikutnya.
“Untuk tahun 2026 sepertinya belum memungkinkan. Mudah-mudahan pada 2027, ketika kondisi keuangan daerah lebih baik, pembangunan kolam renang berstandar internasional ini bisa diusulkan dan direalisasikan,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260120_Kolam-Renang-di-Borneo-Bay-City-Balikpapan-Kelas-Internasional.jpg)