Berita Mahulu Terkini
Mahakam Ulu Sering Mati Lampu Mendadak, Bisa 4 Kali Padam dalam Sehari
Informasi yang diperoleh dari PLN, ada sekitar 5 kampung mengalami mati lampu atau pemadaman intensitas tinggi di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur
Penulis: Desy Filana | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Krisis listrik tengah melanda wilayah seputaran Ibukota Kabupaten Mahakam Ulu, mulai dari Mamahak Besar, Long Melaham, Ujoh Bilang, Long Bagun, hingga Batu Majang.
Informasi yang diperoleh dari PLN, ada sekitar 5 kampung mengalami mati lampu atau pemadaman intensitas tinggi selama beberapa hari terakhir di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur.
Dengan frekuensi mati lampu mencapai empat kali sehari, aktivitas warga maupun roda pemerintahan menjadi sempat terhambat.
PLN yang bertanggungjawab untuk menangani wilayah ibukota berlokasi di di kawasan Gunung Belare, Ujoh Bilang.
Baca juga: Besok, Daerah Kutai Barat Kaltim Mati Lampu 8 Jam
Di lokasi tampak para petugas sedang memeriksa masalah yang menyebabkan kondisi tersebut dapat terjadi, saat melakukan analisa, arus listrik sengaja di padamkan.
Hingga saat ini, pihak PLN Ujoh Bilang masih mencari akar permasalahan dari pemadaman yang terjadi.
Staf Operasi dan Pemeliharaan (Ophar) PLN Ujoh Bilang, Rafi Rasyid Putra, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan analisa mendalam untuk memetakan penyebab pasti gangguan tersebut.
Menurutnya, proses analisis teknis terus berjalan guna memastikan titik lemah pada sistem mereka.
"Kami masih melakukan identifikasi. Saat ini kami juga terus berkoordinasi dengan tim jaringan untuk mengecek indikasi pada mesin yang menyebabkan terjadinya mati mendadak," ungkap Rafi saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).
Baca juga: YLKN Ajukan Kompensasi ke PLN, Buntut Kaltim Mati Lampu
Disebutkan kendati tingkat pemakaian listrik cukup tinggi, tidak mempengaruhi daya listrik yang masih termasuk aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pemadaman yang terjadi selalu disertai dengan imbauan, agar masyarakat dapat lebih mempersiapkan diri tanpa listrik untuk beberapa saat.
Pihak PLN Ujoh Bilang juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi beberapa waktu ini.
Rafi tidak bisa memastikan kapan kondisi akan kembali normal, yang jelas pihaknya hingga kini masih berusaha maksimal untuk mencari tahu akar masalah dalam kondisi ini.
“Kami minta pengertian dari masyarakat semua atas kondisi beberapa hari belakangan ini. Kami sedang usahakan semaksimal mungkin dan secepatnya,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260121_Mahulu-Sering-Mati-Lampu.jpg)