Kamis, 7 Mei 2026

Berita Kutim Terkini

Jelang Ramadhan, Warga Kutim Bisa Tebus Sembako Rp100 Ribu di Pasar Murah

Menjelang bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kembali menggulirkan program pasar murah.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN
TEBUS MURAH SEMBAKO - Ilustrasi Pasar Murah di Kalimantan Timur. Menjelang bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kembali menggulirkan program pasar murah. Melalui Disperindag Kutim, warga dapat menebus paket sembako senilai Rp300 ribu hanya dengan Rp100 ribu. (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN) 
Ringkasan Berita:

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Menjelang bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kembali menggulirkan program pasar murah.

Pasar Murah digelar untuk menahan laju inflasi dan membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok.

Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutai Timur atau Disperindag Kutim, warga dapat menebus paket sembako senilai Rp300 ribu hanya dengan Rp100 ribu.

Skema tersebut berarti pemerintah daerah memberikan subsidi hingga Rp200 ribu untuk setiap paket sembako.

Baca juga: Disperindag Kutim Guyur Anggaran Rp5 Miliar untuk Pasar Murah 2026

Program ini menjadi andalan Disperindag Kutim setiap menghadapi momen Hari Raya Keagamaan, ketika harga kebutuhan pokok cenderung meningkat akibat lonjakan permintaan dan keterbatasan stok.

Dalam pelaksanaannya, Disperindag Kutim biasanya berkolaborasi dengan pihak kecamatan dan desa untuk mendistribusikan kupon kepada warga yang dinilai berasal dari kelompok ekonomi menengah ke bawah, agar bantuan tepat sasaran.

“Tentu harapannya ini akan membantu masyarakat di tengah-tengah inflasi dan kenaikan harga yang terkadang nampak signigikan, terutama di hari-hari besar keagamaan,” ujar Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadhani saat ditemui di ruangannya, Bukit Pelangi, Sangatta, Rabu (21/1/2026).

Nora menjelaskan, pasar murah akan digulirkan dalam waktu dekat seiring mendekatnya bulan puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga: 54 Ribu Warga Terdampak Inflasi Dapat Paket Sembako Subsidi di Pasar Murah Kutim

Menurutnya, periode tersebut kerap dimanfaatkan pedagang untuk menaikkan harga karena tingginya permintaan konsumen.

Pada tahun 2026, Disperindag Kutim mengusulkan alokasi anggaran pasar murah sebesar Rp5 miliar, termasuk biaya operasional.

Nilai tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp10 miliar, sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat ke daerah.

Akibat penyesuaian anggaran tersebut, cakupan lokasi pasar murah turut dipangkas.

Baca juga: Agenda Pasar Murah di Kutai Timur, Pakai Syarat KTP hingga Harganya Lebih Hemat

Jika sebelumnya program ini digelar di 18 kecamatan se-Kabupaten Kutai Timur, pada 2026 pelaksanaannya akan difokuskan pada wilayah prioritas.

“Kemungkinan lokasinya berkurang sekali, kami prioriraskan yang terdekan dahulu, seperti Sangatta, Bengalon, Teluk Pandan dan lainnya,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved