Rabu, 20 Mei 2026

Brerita Berau Terkini

62.119 Warga Berau Kini Bekerja di Sektor Informal, Didorong Kemudahan Usaha

Jumlah pekerja sektor informal di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, melonjak signifikan pada 2025.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI
PEKERJA INFORMAL NAIK - Jumlah pekerja sektor informal di Kabupaten Berau melonjak pada 2025. Kemudahan membuka usaha dan akses pembiayaan menjadi pendorong utama, sekaligus membuka peluang percepatan transformasi ekonomi daerah. (TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI) 

Ringkasan Berita:
  • Pekerja sektor informal di Berau pada 2025 tercatat 62.119 orang dan meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
  • Kenaikan dipicu kemudahan perizinan usaha, pembinaan UMKM, akses KUR, serta peralihan dari sektor formal.
  • Pertumbuhan sektor informal dinilai sejalan dengan upaya transformasi ekonomi Berau dari pertambangan ke sektor lain.

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB — Jumlah pekerja sektor informal di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, melonjak signifikan pada 2025.

Data Badan Pusat Statistik Kabupaten Berau mencatat, pekerja informal mencapai 62.119 orang, didorong kemudahan membuka usaha, pembinaan UMKM, serta akses pembiayaan.

Kepala BPS Berau Yudi Wahyudin memaparkan, tren pekerja informal sempat turun dari 58.184 orang (2023) menjadi 48.182 orang (2024), namun berbalik naik tajam pada 2025.

“Kalau dari sisi jumlah dan persentase, pekerja informal di Berau meningkat,” jelasnya kepada Tribunkaltim.co, Rabu (21/1/2025).

Baca juga: Dapat Gaji di Bawah UMK, Begini Cara Pekerja di Berau Atur Keuangan di Tengah Kebutuhan Serba Mahal

Menurut Yudi, sektor informal mencakup usaha berskala kecil atau perorangan.

Kenaikan ini dipengaruhi kemudahan perizinan usaha rumahan, pendampingan dari dinas terkait, serta akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) perbankan.

Selain itu, faktor pemutusan hubungan kerja (PHK) juga mendorong sebagian pekerja formal beralih membuka usaha sendiri.

“Hal ini menjadi pendorong masyarakat untuk membuka usaha sendiri, apalagi ada kemudahan pinjaman KUR dari perbankan,” ucapnya.

Meski demikian, pekerja formal di Berau masih dominan.

Baca juga: Pekerja di Berau Disarankan Melapor Jika Tak Terima Hak, Perusahaan Diminta Berikan THR Pekerja

Pada 2025, jumlahnya sekitar 76.491 orang, dengan komposisi 55,18 persen formal dan 44,82 persen informal.

Pekerja formal banyak terserap di sektor pertambangan, perhotelan, restoran, dan sektor jasa lainnya.

Selama ini, pertambangan masih menjadi pendorong utama ekonomi Berau dengan kontribusi sekitar 50 persen.

Yudi menilai, pertumbuhan sektor informal memberi sinyal positif bagi transformasi ekonomi daerah menuju sektor non-tambang.

Baca juga: 5 Wilayah di Kalimantan Timur dengan Upah Tertinggi bagi Pekerja Informal Lulusan SMP

“Arahnya kan kita mau beralih dari pertambangan ke sektor lain. Jadi saya rasa meningkatnya sektor informal ini sangat bagus dan sejalan dengan proses transformasi tersebut,” ucapnya.

Ia menambahkan, peningkatan ini perlu diikuti penguatan program pemerintah daerah agar sektor informal tumbuh berkelanjutan dan mampu mendampingi sektor formal.

“Sehingga ekonominya menjadi lebih baik dan proses transformasi dari pertambangan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved