Rabu, 20 Mei 2026

Berita Berau Terkini

BPS Berau Lakukan Persiapan Sensus Ekonomi 2026, Akan Rekrut Petugas Sensus di 13 Kecamatan

BPS Berau bakal melaksanakan sensus ekonomi pada bulan Maret hingga Juli 2026 mendatang

Tayang:
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
SENSUS EKONOMI - Kepala BPS Berau, Yudi Wahyudin. Badan Pusat Statistik (BPS) Berau bakal melaksanakan sensus ekonomi pada Maret - Juli 2026 mendatang. (TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Badan Pusat Statistik (BPS) Berau bakal melaksanakan sensus ekonomi pada Maret - Juli 2026 mendatang.

Hal ini bertujuan untuk mencatat dan memberikan gambaran secara utuh mengenai struktur dan perkembangan ekonomi nasional.

Kepala BPS Berau, Yudi Wahyudin menyampaikan, sensus ekonomi 2026 ini akan mendata jumlah, kegiatan, dan unit usaha, termasuk struktur ekonomi, kendala, karakteristik yang akan menggambarkan kondisi perekonomian di Kabupaten Berau.

“Jumlah unit usahanya yang akan kita hitung pada sensus ekonomi,” ucapnya kepada TribunKaltim.co, Kamis (22/1/2026).

Baca juga: Bupati Berau Sri Juniarsih Minta Bantuan Bibit Kakao ke Menteri Pertanian saat Rakernas APKASI

Saat ini, pihaknya melakukan beberapa persiapan termasuk koordinasi ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak lainnya seperti bantuan, sosialisasi dan lain sebagainya. 

“Mungkin di bulan berikutnya kita melakukan rekrutmen petugas,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, selama ini ada 3 sensus yang dilakukan yakni sensus penduduk, pertanian dan ekonomi. Sensus ekonomi ini dilaksanakan pada tahun 2026 atau tiap 10 tahun sekali. Maka perbandingannya nanti menggunakan data sensus ekonomi 10 tahun yang lalu.

“Apakah nanti meningkat atau menurut? Berbeda dengan pertumbuhan ekonomi yang hitungnya per tahun. Untuk pertumbuhan ekonomi 2025 saat ini masih dalam tahap perhitungan,” bebernya.

Yudi mengatakan, kalau pertumbuhan ekonomi bertujuan untuk melihat aktivitas ekonomi dan peningkatan produksi setiap tahun.

Sementara, sensus ekonomi ini melihat perkembangan proses unit usaha dari setiap sektor yang ada.

“Ini juga menjadi gambaran dan standar untuk perhitungan pertumbuhan ekonomi ke depan setelah sensus tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, sensus ekonomi dilakukan 10 tahun sekali karena pendataannya seluruh Indonesia, jadi ada faktor biaya, dan tenaga kerja sehingga membutuhkan anggaran yang lumayan besar. 

“Dipilih 10 tahun sekali karena kita ada 3 sensus, jadi dibagi-bagi,” tuturnya.

Ia menilai jika sensus ekonomi dilaksanakan setiap tahun, bakal jadi berat. Namun, sensus ini baik secara nasional atau umum di dunia memang dilakukan 10 tahun sekali.

Kata dia, akan ada pembukaan petugas sensus ekonomi di 13 Kecamatan secara resmi melalui media sosial BPS Berau. Namun, ini masih dalam tahap persiapan dari BPS Pusat sehingga belum diluncurkan. 

“Sehingga, jumlah petugas yang dibutuhkan  untuk Kabupaten Berau belum bisa dipastikan,” tutupnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved