Rabu, 3 Juni 2026

Berita Kaltim Terkini

Keluhan Mahasiswa Unmul soal Skema Beasiswa Gratispol, Ditagih UKT saat Urus KRS Semester Genap

Keluhan mahasiswa Unmul soal skema beasiswa Gratispol, ditagih UKT saat urus KRS di semester genap, padahal sebelumnya tak bayar UKT

Tayang:
TRIBUN KALTIM/Mohammad Fairoussaniy
KELUHAN BEASISWA GRATISPOL - Halaman Rektorat Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda, ibukota Provinsi Kaltim. Keluhan mahasiswa Unmul soal skema beasiswa Gratispol, ditagih UKT saat urus KRS di semester genap, padahal sebelumnya tak bayar UKT. (TribunKaltim.co/Mohammad Fairoussaniy) 

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Keluhan terkait beasiswa Gratispol dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bermunculan.

Salah satunya dari mahasiswa di Universitas Mulawarman (Unmul) yang berlokasi di Samarinda, ibukota Kaltim.

Sejumlah mahasiswa Unmul mengeluhkan skema beasiswa Gratispol lantaran ia ditagih Uang Kuliah Tunggal (UKT) saat hendak mengurus Kartu Rencana Studi (KRS) di semester genap.

Padahal di semester sebelumnya, mahasiswa Unmul tersebut tidak dibebankan UKT sebesar Rp 3 juta. 

Baca juga: Sudah Lolos Tapi Gugur Saat Bayar, Cerita Kekecewaan Mahasiswa Unikarta di Program GratisPol

Mahasiswa Unmul yang mengeluhkan beasiswa Gratispol ini bukanlah dari kelas eksekutif atau kelas malam dan lain-lain yang menurut Pemprov tidak berhak menerima. 

Novi M (18) Mahasiswa angkatan 20205, Fakultas Pertanian Unmul ini menceritakan saat masuk kuliah di semester awal tidak dibebankan UKT senilai Rp3 juta.

Tetapi, saat hendak masuk perkuliahan semester kedua, tagihan UKT di semester awal mesti dilunasi terlebih dahulu, baru bisa mengurus untuk mengikuti perkuliahan.

“Tentu saya bingung. Tahun lalu saya dapat, tapi tiba–tiba saat mengurus perkuliahan untuk semester dua, tagihan UKT semester satu muncul di akun pengurusan perkuliahan saya.

Di sini saya bingung, karena sudah mendapat program Gratispol, tapi kok masih dibebankan biaya.

Batas pengurusannya juga hingga akhir Januari,” ungkapnya kepada Tribun Kaltim, Kamis (22/1/2026).

Di dalam akun yang khusus mengurus perkuliahan tertera tulisan tidak ada tagihan yang belum terbayar.

Selama berjalannya perkuliahan semester satu, bahkan tidak ada sama sekali notifikasi pemberitahuan menerima atau tidak program Gratispol.

Pihak manapun, baik kampus dan Pemprov Kaltim juga diakuinya tidak memberitahukan hal ini.

“Ya saya kaget diminta membayar. Kuliah semester satu berjalan dan tidak membayar. Saya sempat ke bagian keuangan Rektorat mempertanyakan ini,” ujarnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved