Berita Kaltim Terkini
Kick Boxing Kaltim Tumbuh Pesat, Atlet Bersiap Hadapi PON Bela Diri 2026
Kick Boxing Kaltim berkembang pesat, atlet antusias dan bersiap menghadapi PON Bela Diri 2026
Penulis: Nevrianto | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
- Kick Boxing Kaltim menunjukkan peningkatan signifikan dalam latihan dan prestasi.
- BK Porprov 2025 diikuti 9 kabupaten/kota dengan kualitas atlet dinilai meningkat.
- PPU tampil dominan dengan raihan 6 emas dan keluar sebagai juara umum.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perkembangan Kick Boxing Kaltim menunjukkan tren positif dengan meningkatnya antusiasme atlet, intensitas latihan, dan kualitas prestasi.
Cabang olahraga bela diri Kick Boxing di Kalimantan Timur terus berkembang pesat, ditandai dengan aktifnya pembinaan atlet serta meningkatnya partisipasi dalam berbagai kejuaraan, termasuk Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Ketua Harian Kick Boxing Indonesia (KBI) Kalimantan Timur, Ricky Asriel Refualu, menyampaikan bahwa perkembangan ini terlihat jelas dari aktivitas latihan hingga ajang-ajang kompetisi yang semakin ramai diikuti atlet dari berbagai daerah.
Menurut Ricky, peningkatan prestasi tidak terlepas dari intensitas latihan yang semakin tinggi serta keseriusan daerah dalam melakukan pembinaan atlet.
“Hal itu tampak dari aktivitas latihan maupun kejuaraan. Kick Boxing menunjukkan peningkatan luar biasa, dan bisa dilihat dari intensitas latihan yang terus meningkat,” ujar Ricky, Senin (26/1/2026).
Baca juga: Narto Bulang Siap Lanjut Pimpin IMI Kaltim, Target Medali Emas PON 2028
Ia menilai bahwa semangat atlet dan pelatih menjadi modal penting dalam membangun ekosistem Kick Boxing yang lebih kuat di Kalimantan Timur.
Prospek Event Nasional dan Internasional
Ricky juga mengungkapkan bahwa ke depan, Kick Boxing memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Sejumlah agenda penting telah menanti, termasuk Kick Boxing Five Pro serta berbagai even nasional lainnya.
“Prospek ke depan Kick Boxing ada Kick Boxing Five Pro bela diri. Even lain juga akan ada, termasuk pemilihan Ketua Umum Pusat,” katanya.
Menurutnya, agenda-agenda tersebut akan semakin memperkuat posisi Kick Boxing sebagai salah satu cabang olahraga bela diri yang diminati dan berkembang pesat.
Kick Boxing Kaltim juga berharap agar semakin banyak kejuaraan diselenggarakan di Kalimantan Timur. Hal ini dinilai penting untuk menambah jam terbang atlet dan meningkatkan pengalaman bertanding.
Baca juga: KONI Berharap Kick Boxing Kaltim bisa Ikut PON 2028
“Kami berharap sering diselenggarakan kejuaraan Kick Boxing untuk menambah jam terbang adik-adik atlet,” ungkap Ricky.
Dengan semakin banyaknya kejuaraan, atlet diharapkan mampu meningkatkan mental bertanding, teknik, serta kesiapan menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi.
Ricky menyoroti tingginya animo pada BK Porprov yang digelar pada Desember 2025. Ajang tersebut diikuti oleh sembilan kabupaten/kota, dengan satu daerah yang belum berpartisipasi.
“Luar biasa animo BK Porprov bulan Desember 2025, diikuti sebanyak 9 kabupaten/kota, minus Balikpapan. Ajang ini menunjukkan perkembangan menggembirakan dalam hal kualitas atlet,” jelasnya.
Ia menilai kualitas atlet yang tampil dalam BK Porprov sangat baik, dengan banyak potensi menjanjikan. Meski tergolong sebagai cabang olahraga baru, Kick Boxing dinilai berkembang sangat cepat di seluruh daerah.
Baca juga: Porprov Kaltim 2026 di Paser Jadi Penjaringan Atlet Berkualitas untuk PON XXII/2028 di Nusa Tenggara
Menurut Ricky, di sejumlah daerah bahkan Kick Boxing mulai menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya generasi muda yang tertarik pada olahraga bela diri dan kebugaran.
“Sebagai cabor baru, perkembangannya sangat pesat di seluruh daerah. Bahkan di Jakarta, kalau belum kick boxing, belum wow,” ujarnya.
Fenomena ini menunjukkan bahwa Kick Boxing tidak hanya berkembang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga sebagai aktivitas kebugaran dan komunitas.
Salah satu daerah yang dinilai paling menonjol dalam perkembangan Kick Boxing adalah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Ricky menyebut banyak atlet potensial dari PPU yang tampil dominan.
Dalam BK Porprov, atlet-atlet PPU berhasil meraih enam medali emas dan keluar sebagai juara umum.
Baca juga: Strategi Ketua Rusdiansyah Aras Mengantar Kaltim ke 3 Besar PON 2028
“Banyak atlet potensial dari PPU mampu mendominasi dengan raihan 6 emas, sekaligus menasbihkannya sebagai juara umum BK Porprov,” sebutnya.
Saat ini, Kick Boxing Kaltim tengah bersiap menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri yang dijadwalkan berlangsung di Sulawesi Utara pada Juli atau Agustus 2026.
Dengan tren perkembangan yang positif, KBI Kaltim optimistis atlet-atlet daerah mampu tampil kompetitif dan mengharumkan nama Kalimantan Timur di level nasional. (*)
| Daftar Daerah Termiskin di Kaltim 2025: Kukar Tertinggi, Mahakam Ulu Terendah |
|
|---|
| Kapolda Target Tinggi Atlet Kaltim di Kejuaraan Judo Kapolri Cup, 'Sukses Kejuaraan, Sukses Juara' |
|
|---|
| 5 Jenis Kasus Kriminalitas Tertinggi di Kaltim Tahun 2025 |
|
|---|
| Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Resnarkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim |
|
|---|
| 2 Kabupaten dengan Sebaran Kasus HIV/AIDS Paling Sedikit di Kalimantan Timur 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260126_Kick-Boxing-Kaltim.jpg)