Berita Balikpapan Terkini
Puluhan Pemuda Balikpapan Dilatih Bikin Kue Tradisional Khas Daerah
Puluhan pemuda di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, mengikuti pelatihan pembuatan kue tradisional khas daerah.
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Puluhan pemuda Balikpapan mengikuti pelatihan pembuatan kue tradisional khas daerah yang digelar Disporapar.
- Pelatihan bertujuan melestarikan kuliner lokal sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda di sektor ekonomi kreatif.
- Peserta dibekali keterampilan mulai dari pemilihan bahan, teknik pembuatan, hingga pengemasan produk agar bernilai jual.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Puluhan pemuda Balikpapan sejak pagi memadati Aula Kantor Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, atau Disparpora Balikpapan, Rabu (28/1/2026).
Aroma santan, gula merah, dan adonan kue yang tengah dipanggang perlahan memenuhi ruangan.
Ini menandai dimulainya pelatihan pembuatan kue tradisional khas Balikpapan yang digelar sebagai upaya melestarikan kuliner lokal sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita itu dibuka langsung oleh Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma.
Baca juga: DPMPTSP Kaltim Cetak Wirausaha Muda Pencipta Lapangan Kerja Lewat Investment Goes to Campus
Ia datang didampingi Kepala Bidang Kepemudaan Wahyu Mulia Donny Saputra, Kepala Bidang Pariwisata Natalia, serta Koordinator Tim Kewirausahaan Pemuda Eddy Susilo.
Para peserta, yang mayoritas berasal dari kalangan pemuda dan masyarakat umum, tampak serius menyimak materi sambil sesekali mencatat dan mengamati proses pembuatan kue di meja praktik.
Ratih Kusuma mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga eksistensi kue tradisional khas Balikpapan agar tidak tergerus perkembangan zaman.
Menurutnya, kuliner tradisional bukan sekadar panganan, melainkan bagian dari identitas dan kekayaan budaya daerah.
Baca juga: Disporapar Kota Balikpapan Gelar Gebyar Wirausaha Muda, Wadahi Kreatifitas Pemuda di Balikpapan
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan kepada peserta, agar kue tradisional khas Balikpapan tetap lestari sekaligus bisa dikembangkan menjadi produk bernilai jual,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya Pemkot Balikpapan dalam menumbuhkan wirausaha muda dan membuka peluang usaha baru di sektor ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Dengan keterampilan yang dimiliki, pemuda diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja mandiri dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Balikpapan, Wahyu Mulia Donny Saputra, menilai peran pemuda sangat strategis sebagai penggerak ekonomi daerah.
Baca juga: Dongkrak Minat Wirausaha Muda, Dispora Kaltim Gelar Pelatihan Life Skill di 6 Kabupaten dan Kota
Menurutnya, pembekalan keterampilan praktis menjadi modal penting agar pemuda mampu bersaing dan bertahan di tengah dinamika pasar.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan langsung dari instruktur berpengalaman.
Mulai dari pemilihan bahan baku yang tepat, teknik mengaduk dan mencetak adonan, hingga proses pengemasan produk agar tampil menarik dan memiliki daya saing.
| Kasus Campak Tembus 200, Dinkes Balikpapan Desak Orang Tua Segera Vaksin Anak |
|
|---|
| Dikawal Brimob, 50 Warga Binaan Rutan Balikpapan Dipindah ke Lapas Samarinda |
|
|---|
| DPRD Optimistis Balikpapan Dapat Bagian Pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor |
|
|---|
| DPRD Sebut akan Terjadi Kemacetan di Balikpapan Akibat Penundaan Proyek Transportasi |
|
|---|
| Pengurus Pepelingasih Kaltim Resmi Dilantik di Balikpapan, Pas Momen Hari Bumi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260128_Kue-tradisional-yang-dibuat-oleh-peserta-pelatihan-Disparpora-Balikpapan.jpg)