Polemik Beasiswa Gratispol
Persoalan Pembatalan Program Gratispol Bagi Mahasiswa S2 ITK Akhirnya Terselesaikan
Pemprov Kaltim dan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) sepakat untuk melanjutkan Program Gratispol
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Persoalan pembatalan program Gratispol mahasiswa Program Pascasarjana Magister Manajemen Teknologi Institut Teknologi Kalimantan (ITK) akhirnya selesai dengan solusi terbaik.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) sepakat untuk melanjutkan Program Gratispol Pendidikan yang sempat dibatalkan sebelumnya.
Kesepakatan itu dicapai setelah dilakukan pertemuan antara Pemprov Kaltim dan ITK di Ruang Tenguyun Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltim, Senin 26 Januari 2026 lalu.
Pada pertemuan itu, pihak Pemprov Kaltim diwakili Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (POD) Siti Sugiyanti, Plh Karo Kesra Muhammad Hamsani, Pengarah TP2G Prof Zulkarnanen dan Ketua TP2G Prof Bohari Yusuf.
Baca juga: Besok Jembatan Mahulu Samarinda Dipasang Portal, Kendaraan Berat tak Boleh Melintas
Sementara dari ITK dihadiri Kepala Biro Akademik dan Umum Yuspian, Plh Kepala Bagian Akademik Ike Wayan Norma Yunita, serta Ketua Tim Humas dan Keprotokolan Nabila Khairunnisa.
Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (POD) Kaltim, Siti Sugiyanti menjelasakan persoalan pembatalan Gratispol yang sempat ramai di sosial media, terjadi karena miskomunikasi administratif yang kini telah diselesaikan melalui jalur resmi.
Dia bilang, melalui pertemuan ini solusi terhadap masalah tersebut muncul dan dipastikan sesuai ketentuan akademik dan mekanisme internal kampus.
"Pemprov Kaltim dan ITK berkomitmen untuk memastikan seluruh mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Teknologi yang memenuhi kriteria tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui Program Gratispol Pendidikan," kata Siti Sugiyanti.
Pemprov Kaltim mengapresiasi kerja sama konstruktif dari pihak ITK dalam menjaga sinergi antara dunia pendidikan dan kebijakan pembangunan daerah.
Kedua pihak berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi demi peningkatan mutu sumber daya manusia Kaltim yang berdaya saing tinggi dan berintegritas.
Sementara itu, dalam postingan terbaru instagram dari Ade Rahayu Putri Jaya tidak lagi menyematkan postingan mengenai keluhannya soal pembatalan Gratispol yang terjadi padanya.
Kini, postingan tersebut tergantikan dengan ucapan rasa syukur atas solusi yang telah diberikan.
"Alhamdulillah, kami telah mendapatkan solusi terbaik terkait Program Gratispol melalui kerja sama pihak ITK dan Pemerintah Provinsi. Terima kasih banyak kepada semua pihak, termasuk rekan media, teman-teman mahasiswa, dan LBH Samarinda, yang telah membantu dan mendampingi kami dengan profesional dan netral," tulis ade dalam caption postingan instagramnya.
"Kami sepakat untuk tetap melanjutkan kuliah dan tidak mengundurkan diri. Semoga seluruh teman-teman yang ingin melanjutkan pendidikan selalu diberikan kelancaran dan kemudahan. Mari kita terus bersatu, saling mendukung, dan belajar dengan sungguh-sungguh," sambungnya.
Sebelumnya di beritakan, Program Gratispol yang menjadi program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendapat sorotan dari mahasiswa S2 Institut Teknologi Kalimantan (ITK).
| Polemik Beasiswa Gratispol Kaltim, Masalah ITK Balikpapan Serupa Juga di UMKT hingga Unikarta |
|
|---|
| Pemprov Kaltim dan ITK Sepakati Solusi Bagi Mahasiswa yang Belum Terakomodir Program Gratispol |
|
|---|
| Buntut Pembatalan Beasiswa Gratispol, ITK Balikpapan Tawarkan Skema Cicilan dan Banding UKT |
|
|---|
| ITK Tegaskan Komitmen Lindungi Mahasiswa Magister di Tengah Kendala Gratispol |
|
|---|
| 5 Tawaran ITK untuk Mahasiswa Magister yang Kehilangan Status Gratispol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260128_POD-Kaltim-Siti-Sugiyanti.jpg)