Selasa, 19 Mei 2026

Berita Paser Terkini

Persiapan SPM 2026, Pemkab Paser Gandeng Kemendagri Jamin Mutu Pelayanan Publik

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus bergerak cepat memastikan kualitas pelayanan dasar masyarakat tetap terjaga

Tayang:
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUN KALTIM/HO/Prokopim Paser
KONSULTASI SPM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser, Katsul Wijaya bersama rombongan dari Pemkab Paser saat konsultasi ke Ditjen Bina Bangda, di Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2026). Rombongan dari Pemkab Paser konsultasi terkait standar pelayanan minimal. (HO/Prokopim Paser) 

TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus bergerak cepat memastikan kualitas pelayanan dasar masyarakat tetap terjaga.

Menutup siklus anggaran 2025, Pemkab Paser melakukan konsultasi strategis ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah (Bina Bangda) Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Rombongan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Paser, Katsul Wijaya, dengan membawa data dukung lengkap dari setiap perangkat daerah.

Konsultasi ini bertujuan memastikan laporan Standar Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2025 didukung oleh data yang valid, andal, dan akuntabel.

“SPM adalah hak dasar warga negara. Pemerintah daerah wajib memastikan masyarakat mendapatkan mutu pelayanan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujar Katsul Wijaya.

Baca juga: Lantik 2 Pejabat Fungsional, Sekda Paser Katsul Wijaya Tekankan Integritas dan Profesionalisme 

Katsul menyampaikan pesan khusus dari Bupati Paser, Fahmi Fadli, agar seluruh instansi tidak sekadar menggugurkan kewajiban administratif dalam pelaporan SPM.

"Harapan Bapak Bupati, penyusunan dan pelaporan SPM dilakukan secara maksimal. Laporan harus riil dan mencerminkan pelayanan nyata yang diterima masyarakat di lapangan," tegas Sekda.

Konsultasi ini juga berfungsi sebagai jembatan persiapan untuk pelaksanaan SPM tahun anggaran 2026. 

Pemkab Paser berharap Ditjen Bina Bangda dapat memberikan pendampingan berkelanjutan guna menjaga konsistensi kualitas layanan di daerah.

Katsul menginginkan agar penerapan SPM menjadi gerakan bersama antara pusat dan daerah. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat pelayanan yang cepat, terjangkau, dan berkualitas tinggi.

"Semoga langkah strategis ini mampu meningkatkan kepercayaan publik melalui kualitas pelayanan dasar yang semakin baik dari waktu ke waktu," pungkasnya.

Baca juga: Sekda Katsul Wijaya Minta ASN Paser Tidak Menambah Libur di Luar Cuti Idul Fitri

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Kabag Tata Pemerintahan Pamardi Bayuaji, para sekretaris perangkat daerah, serta tim perencana dan operator dari masing-masing instansi terkait.(*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved