Kamis, 28 Mei 2026

Jembatan Mahulu Ditabrak Ponton

3 Fakta Pengujian Jembatan Mahulu Samarinda: Metode hingga Hasil Proses Analisis

Untuk memastikan keamanan dan kelayakan struktur Jembatan Mahulu, tim ahli dari UGM melakukan pengujian teknis pada Rabu (4/2/2026).

Tayang:
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Rita Noor Shobah
TribunKaltim.co/Raynaldi Paskalis
UJI DINAMIK JEMBATAN - Tim teknis sedang melakukan pengujian getaran dengan melibatkan 1 unit truk di jembatan Mahulu, Kota Samarinda. Sabtu (17/1/2026). Untuk memastikan keamanan dan kelayakan struktur Jembatan Mahulu, tim ahli dari UGM melakukan pengujian teknis pada Rabu (4/2/2026). (Tribunkaltim.co / Raynaldi Paskalis) 

Dia juga menambahkan, pengujian kedua jni sebenarnya ingin dilakukan sesegera mungkin, namun tim uji tengah berada di Ambon sehingga hari ini baru bisa dilaksanakan.

UJI BEBAN - Uji dinamis dan uji non destructive test (NDT) kedua yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di jembatan Mahulu, Samarinda. Rabu (4/2/2026)
UJI BEBAN - Uji dinamis dan uji non destructive test (NDT) kedua yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di jembatan Mahulu, Samarinda. Rabu (4/2/2026) (TribunKaltim.co/Raynaldi Paskalis)

Selain itu, cuaca hujan yang mengguyur Kota Samarinda sejak pagi membuat pengujian sedikit molor dari jadwal yang ditentukan.

"Mohon maaf juga ini seharusnya tadi pagi jam 8, karena kondisi dan keadaan hujan baru kita laksanakan," jelasnya.

Lebih lanjut, Muhran berharap pengujian dapat berlangsung cepat, sehingga pihaknya dapat membuka lalu lintas sebelum jadwal yang ditentukan pada pukul 16.00 WITA.

Untuk hasil pengujian ini, nantinya akan keluar dalam waktu seminggu dari dilaksanakannya pengujian.

Muhran juga membeberkan hasil uji dinamis dan uji NDT pertama pada Sabtu (17/1/2026) lalu yang menunjukkan jembatan masih dalam kondisi aman.

"Jadi yang kemarin hasil pertama adalah memang kondisi ini sebenarnya jembatan kita sehat dan aman sebenarnya. Tetapi kami menyampaikan kembali ke masyarakat, kami artinya mengambil langkah kehati-hatian. Karena dengan tabrakan ketiga tentu saja kita juga belum bisa memastikan," paparnya.

Muhran juga meminta maaf atas ketidaknyamanan akibat penutupan total lalu lintas kendaraan di Jembatan Mahulu. Dia meminta masyarakat memahami kondisi yang terjadi demi keselamatan bersama.

"Ini kami sampaikan ke masyarakat bahwa kami, mohon maaf yang sebesar-besarnya ketidaknyamanan ini, tapi ini demi kepentingan kita bersama menjaga keamanan, keselamatan dan kesehatan daripada jembatan yang merupakan aset kita bersama," tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved