Rabu, 20 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

Pasar Murah di Balikpapan dan Paser Jelang Ramadhan 2026, Beras hingga Gas 3 Kg

Jelang Ramadhan 2026, pemerintah kabupaten/ kota di Kalimantan Timur mulai mengadakan pasar murah.

Tayang:
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Rita Noor Shobah
TribunKaltim.co/Dwi Ardianto
PASAR MURAH - Ilustrasi Pasar Murah LPG subsidi di Kantor Kelurahan Gunung Samarinda, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu. (TRIBUN KALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

Ringkasan Berita:
  • Pemkot Balikpapan dan Pemkab Paser menggelar pasar murah dalam rangka menjelang Ramadhan 2026.
  • Pemkab Paser mengajukan tambahan 5.000 tabung LPG 3 Kg untuk Februari–Maret 2026 guna mengantisipasi lonjakan permintaan selama Ramadhan.
  • Operasi pasar murah dijadikan instrumen utama menjaga stabilitas harga dan pasokan, sekaligus menekan potensi kelangkaan di tingkat pengecer.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN –  Jelang Ramadhan 2026, pemerintah kabupaten/ kota di Kalimantan Timur mulai mengadakan pasar murah.

Saat ini Pemkot Balikpapan dan Pemkab Paser yang sedang menggelar pasar murah.

Sebelumnya sudah ada Pemkab Kutai Timur dan Penajam Paser Utara yang juga menggelar pasar murah.

Pasar Murah Pemkab Paser 

Menjelang bulan Ramadhan 2026, Pemerintah Kabupaten Paser menyiapkan langkah khusus untuk menjaga ketersediaan energi rumah tangga.

Salah satu fokus utama adalah memastikan pasokan LPG 3 Kg, yaitu gas elpiji bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan usaha mikro.

Baca juga: Operasi Pasar Murah di Sepaku PPU Tekan Harga Pangan Kawasan IKN Nusantara

Pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) mengajukan penambahan 5.000 tabung LPG untuk periode Februari hingga Maret 2026.

Kepala Disperindagkop UKM Paser, Yusuf, menjelaskan bahwa usulan tambahan kuota ini sejalan dengan proyeksi peningkatan konsumsi selama Ramadhan.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kebutuhan LPG rumah tangga melonjak signifikan, terutama untuk memasak saat sahur dan berbuka.

“Usulan penambahan LPG 3 Kg akan digunakan untuk operasi pasar murah. Selain memantau pendistribusian, kami juga telah melakukan usulan penambahan,” ujar Yusuf di Tanah Grogot, Senin (9/2/2026).

Operasi Pasar Murah sebagai Instrumen Stabilitas

Yusuf menekankan bahwa operasi pasar murah menjadi instrumen penting untuk menjaga keterjangkauan harga dan ketersediaan LPG bersubsidi.

Baca juga: Pasar Murah di Kutim Jelang Ramadhan 2026, Pemkab Subsidi Rp200 Ribu per Paket

Melalui skema ini, distribusi LPG diarahkan langsung ke titik-titik yang membutuhkan, sehingga potensi kelangkaan dan lonjakan harga di tingkat pengecer dapat ditekan.

Di lapangan, antrean panjang di pangkalan LPG kerap terjadi menjelang Ramadhan.

Karena itu, tambahan kuota dinilai krusial untuk memastikan aktivitas warga tidak terganggu.

Pengawasan Distribusi

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved