Selasa, 19 Mei 2026

Berita Paser Terkini

Buka Ranwal RKPD dan Musrenbang 2027, Bupati Paser Tekankan Program Harus Tepat Sasaran

Kegiatan ini menjadi tonggak awal penyusunan arah pembangunan daerah yang akan dijalankan pada tahun 2027 mendatang

Tayang:
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUN KALTIM/Syaifullah Ibrahim
PENYUSUNAN RKPD - Bupati Paser, Fahmi Fadli saat membuka Ranwal RKPD sekaligus Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2027 di Pendopo Lou Bepekat, Senin (9/2/2026). Seluruh Kepala OPD diminta untuk saling berkoordinasi dalam menyusun RKPD Tahun 2027. (TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM) 

TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER - Bupati Paser, Fahmi Fadli secara resmi membuka Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sekaligus Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2027 di Pendopo Lou Bepekat, Senin (9/2/2026).

Kegiatan ini menjadi tonggak awal penyusunan arah pembangunan daerah yang akan dijalankan pada tahun 2027 mendatang.

Pada giat ini, juga hadir jajaran Kepala Organisai Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Paser.

Selain itu, para camat dan kepala desa turut mengikuti jalannya musyawarah secara virtual, sehingga partisipasi dari seluruh tingkatan pemerintahan tetap terjaga.

Bupati Paser, Fahmi Fadli menekankan pentingnya koordinasi antarperangkat daerah dalam menyusun RKPD dan meminta Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang), untuk memastikan rancangan RKPD 2027 sesuai dengan tema dan fokus utama pembangunan yang telah ditetapkan.  

Baca juga: TPST Janju di Paser jadi Andalan, Bupati Fahmi Fadli Dorong Konsep Zero Waste to Landfill

"Untuk Kepala Bappedalitbang sebagai penyusun RKPD, saya harap dapat mengkoordinasikan penyusunan RKPD tahun 2027 dan memastikan sesuai dengan tema serta fokus utama pembangunan," pesan Fahmi.  

Selain itu, Ia juga menekankan peran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dalam mengatur kapasitas riil keuangan daerah.

"Karena kebijakan fiskal pemerintah pusat terkait transfer ke daerah (TKD) harus diselaraskan dengan RKPD agar alokasi anggaran berjalan efektif sesuai prioritas pembangunan," imbuhnya.

Ditegaskan bahwa, seluruh perangkat daerah wajib menyusun Rencana Kerja (Renja) dengan berpedoman pada tema dan fokus utama pembangunan tahun 2027.

Untuk itu, Fahmi melarang praktik lama berupa penyalinan Renja tahun sebelumnya tanpa penyesuaian terhadap kebutuhan aktual.  

"Tidak ada lagi Renja perangkat daerah yang hanya copy paste dari tahun sebelumnya. Semua program dan kegiatan harus mendukung pencapaian tema serta fokus pembangunan tahun 2027," tegasnya.  

Fahmi juga menyoroti perubahan paradigma dalam penyusunan anggaran. Ia menekankan agar pola lama yang berorientasi pada money follow function diganti dengan money follow program.

"Dengan demikian, anggaran benar-benar diarahkan pada program dan kegiatan yang sesuai dengan tujuan pembangunan daerah," papar Fahmi.

Bupati Paser juga mengapresiasi kepada seluruh camat dan kepala desa yang telah melaksanakan Musrenbang di tingkat desa dan kecamatan.

Baca juga: Bupati Fahmi Fadli Paparkan Capaian Paser Tuntas 2025 di HUT ke-66, Realisasi Program 18,26 Persen

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan usulan program prioritas menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif.  

"Selamat bermusyawarah, sampaikan usulan program prioritas yang didukung masyarakat dan selaras dengan prioritas pembangunan dalam menyukseskan visi Paser Tuntas," pungkas Fahmi. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved