Berita Kaltim Terkini
UMKT Kenang Zayed Award, Tegaskan Peran Muhammadiyah dalam Kemanusiaan Global
UMKT Samarinda peringati dua tahun Zayed Award dengan seminar perdamaian dan kemanusiaan global
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
- UMKT gelar seminar peringati dua tahun Zayed Award for Human Fraternity.
- Muhammadiyah dinilai berperan dalam perdamaian dan solidaritas global.
- Pendidikan etis jadi kunci penguatan nilai kemanusiaan dunia.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menggelar agenda penting untuk memperingati dua tahun diterimanya penghargaan bergengsi, The Zayed Award for Human Fraternity.
Kegiatan yang berlangsung di Kampus UMKT Samarinda pada Kamis (12/2/2026) ini mengulas kembali peran besar Muhammadiyah dalam menciptakan perdamaian global.
The Zayed Award for Human Fraternity merupakan penghargaan internasional independen yang diberikan kepada pihak-pihak yang dinilai berjasa besar dalam mempererat hubungan antarmanusia
Seminar ini menghadirkan tokoh-tokoh besar seperti Prof. Dr. Franz Magnis Suseno SJ dan Dr. (HC) dr. Sudibyo Markus.
Rektor UMKT, Muhammad Musyiam, menyatakan bahwa momen ini adalah kebanggaan besar.
Baca juga: 7 Jurusan Sepi Peminat di Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Referensi Daftar SNBP 2026!
Ia mengatakan sejak dulu Muhammadiyah selalu bergerak dengan landasan toleransi dan keterbukaan kepada siapa saja tanpa memandang latar belakang agama.
“Sebagai gerakan dakwah dengan misi kemanusiaan, Muhammadiyah telah lama menegaskan visi keutuhan kemanusiaan. Sikap toleransi antarumat beragama sudah menjadi prinsip utama gerakan Muhammadiyah,” ujarnya.
Muhammadiyah dan Nilai Toleransi
Musyiam juga memaparkan bahwa nilai-nilai Islam yang dibawa oleh Muhammadiyah bersifat sangat orisinal dan terbuka.
Hal inilah yang membuat organisasi ini diakui secara luas di tingkat internasional, bahkan dinilai sebagai organisasi keagamaan terbaik dalam bidang kemanusiaan pada tahun 2024 lalu.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa upaya membawa Muhammadiyah ke kancah global terus dilakukan melalui sektor pendidikan.
Baca juga: Setahun Program Gratispol di Unmul Samarinda, Mahasiswa Kaltim Jangan Abai
Salah satu caranya adalah dengan mendorong perguruan tinggi Muhammadiyah untuk terus meningkatkan kualitas menuju standar dunia.
“Pendidikan harus hadir sebagai pendidikan etis yang menjawab persoalan moral dan kemanusiaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur, Siswanto juga turut memberikan apresiasinya.
Menurutnya, penghargaan Zayed Award adalah bukti nyata bahwa dunia mengakui solidaritas dan keadilan yang diperjuangkan oleh organisasi Islam di Indonesia.
Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
UMKT
UMKT Samarinda
Muhammadiyah
kemanusiaan
global
Samarinda
TribunKaltim.co
| Panjat Tebing Diminta 3 Besar Nasional, FPTI Kaltim Tancap Gas Sejak Rakerprov |
|
|---|
| Ribuan Massa Aliansi akan Demo di DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Berikan Sikap |
|
|---|
| Viral Surat Uang Transport Ormas, Kesbangpol Kaltim Pastikan Tidak Ada Pembagian Dana |
|
|---|
| RKAB Batubara Dipangkas, DPRD Kaltim Khawatir Dampak ke DBH dan PHK |
|
|---|
| Antisipasi Demo 21 April, Satpol PP Kaltim Fokus Tebalkan Pengamanan di Titik Aset Vital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260212_Universitas-Muhammadiyah-Kalimantan-Timur-UMKT.jpg)