Selasa, 19 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Wajah Barau Masjid Raya Darussalam di Samarinda, Telan Anggaran 25 Miliar 

Wajah baru Masjid Raya Darussalam kini berdiri gagah di jantung Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.  

Tayang:
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Budi Susilo
HO/Pemkot Samarinda
PERESMIAN MASJID - Walikota Samarinda Andi Harun saat dalam kegiatan peresmian Masjid Raya Darussalam di Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Jumat (13/2/2026), setelah direvitalisasi sejak awal 2024 dengan anggaran sekitar Rp25 miliar. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wajah baru Masjid Raya Darussalam kini berdiri gagah di jantung Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.  

Di balik riuh rendah kawasan Pasar Pagi, bangunan bersejarah ini baru saja diresmikan oleh Walikota Samarinda, Andi Harun, sebagai simbol harmoni spiritual dan modernitas kota Tepian, pada Jumat (13/2/2026).

“Alhamdulillah, kita melihat kualitas pekerjaannya sangat bagus,” ucap Andi Harun dengan nada syukur saat menatap detail interior masjid yang kini jauh lebih terang.

Revitalisasi Masjid Raya Darussalam yang dimulai sejak awal 2024 ini, bukan sekadar mengecat ulang dinding.

Dengan anggaran sekitar Rp25 miliar, Pemkot Samarinda melakukan transformasi besar pada interior masjid. 

Baca juga: Walikota Samarinda Andi Harun Minta Maaf ke Pedagang Pasar Pagi: Kami Berusaha Sejujur Mungkin

Jika dulu sistem pencahayaan terasa redup, kini instalasi lampu baru memberikan atmosfer yang hangat, terang, dan nyaman bagi siapa pun yang bersujud di dalamnya.

Tak hanya itu, bagian kubah dan mihrab kini tampil lebih estetis, ditambah fasilitas toilet dan area wudu yang jauh lebih bersih dan layak. 

Sedangkan di bagian luar, hamparan paving block rapi serta sistem penerangan area parkir yang luas siap menyambut jamaah yang datang dari berbagai penjuru.

Bagi orang nomor satu di kota Tepian ini, Masjid Raya Darussalam bukan hanya tentang struktur bangunan. Masjid ini adalah ruang tamu spiritual bagi warga Samarinda.

Ia memimpikan tempat ini menjadi pusat kajian keilmuan dan simpul kegiatan sosial yang menyatukan masyarakat.

“Harapan kita, umat semakin giat ibadahnya. Jika umat beragama rukun dan kuat persatuannya, insyaallah Samarinda akan terus menjadi negeri yang penuh barokah,” ucapnya. 

Langkah pemerintah tidak berhenti di pintu masjid saja. Peresmian ini adalah potongan pertama dari puzzle besar penataan kawasan Samarinda Kota.

Pemkot sedang menyiapkan jalan penghubung yang akan mengoneksikan Pasar Pagi langsung ke Masjid Raya Darussalam.

Rencana ini akan berlanjut ke segmen Citra Niaga hingga penutupan drainase agar kawasan tampak lebih bersih dan tertata.

“Kita membangun kawasan, bukan sekadar bangunan tunggal. Targetnya, pada tahun 2029, seluruh titik di sini sudah terkoneksi dengan sempurna,” katanya. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved