Minggu, 12 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Daftar Harga Bahan Pokok di Samarinda Jelang Ramadan 2026, Daging dan Telur Mulai Naik

Jelang Ramadan 2026, harga bahan pokok di Samarinda mulai naik tipis namun masih stabil. Ini daftar lengkapnya

Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO
HARGA SEMBAKO - Potret ilustrasi seorang pedagang Pasar Segiri, Samarinda. Jelang Ramadan 2026, harga bahan pokok di Samarinda mulai naik tipis namun masih stabil. Ini daftar lengkapnya. (TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO) 

Ringkasan Berita:
  • Harga bahan pokok di Pasar Segiri Samarinda masih relatif stabil jelang Ramadan.
  • Daging, telur, bawang dan ayam potong mulai mengalami kenaikan tipis.
  • Pasokan aman dan aktivitas pasar masih normal tanpa lonjakan signifikan.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, harga bahan pokok di Samarinda mulai menunjukkan pergerakan.

Namun, berdasarkan pantauan di Pasar Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur salah satu pasar tradisional utama di Kota Samarinda, harga kebutuhan pokok masih relatif stabil dan belum mengalami lonjakan signifikan.

Aktivitas jual beli di pasar juga terpantau berjalan normal. Pedagang dan pembeli tetap melakukan transaksi harian tanpa kepanikan maupun pembelian berlebihan yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Pada komoditas daging sapi, kenaikan harga masih dalam batas wajar, yakni sekitar Rp5.000 per kilogram. Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Segiri, Roni, menyebutkan bahwa harga daging impor yang sebelumnya Rp120.000 per kilogram kini naik menjadi Rp125.000 per kilogram.

Sementara itu, harga daging lokal saat ini berada pada kisaran Rp160.000 hingga Rp165.000 per kilogram.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Imsak Kota Tarakan Ramadan 2026/1447 H, Lengkap dengan Niat dan Doa Berbuka

“Informasinya memang sudah naik, tapi tidak terlalu banyak. Biasanya kenaikannya sekitar Rp5.000 per kilo,” ujarnya.

Roni memperkirakan harga daging impor masih berpotensi naik secara bertahap hingga mendekati Idul Fitri seiring meningkatnya permintaan masyarakat.

Pedagang lainnya, Daeng Muhammad, memastikan stok daging secara umum masih aman. Namun, ketersediaan daging lokal mulai terbatas karena sebagian peternak menahan sapi berkualitas untuk persiapan Iduladha.

“Stok aman, hanya yang lokal agak kurang karena persiapan kurban. Sapi bagus biasanya disimpan karena harganya akan lebih tinggi nanti,” jelasnya.

Meski terjadi kenaikan sekitar lima persen, daya beli masyarakat dinilai belum terlalu terpengaruh. Mayoritas pembeli di Pasar Segiri merupakan pelaku usaha kuliner yang membutuhkan pasokan rutin.

Baca juga: Masjid Negara IKN Siap Operasi Ramadan 2026, Jadi Pusat Tarawih hingga Salat Idul Fitri Perdana

Selain daging, harga telur ayam juga mengalami kenaikan. Dalam sepekan terakhir, harga telur ayam per piring (30 butir) naik dari Rp55.000 menjadi Rp60.000.

Pedagang telur, Alfin, menyebutkan kenaikan tersebut masih tergolong wajar dan pasokan tetap aman.

“Naik tipis dalam seminggu ini. Stok aman karena pasokan langsung dari Makassar,” ujarnya.

Daftar Harga Bahan Pokok di Samarinda

Berikut daftar harga sejumlah bahan pokok di Pasar Segiri Samarinda:

  • Daging impor: Rp125.000/kg (sebelumnya Rp120.000/kg)
  • Daging lokal: Rp160.000–Rp165.000/kg
  • Telur ayam: Rp60.000/piring (30 butir) dari Rp55.000
  • Bawang putih: Rp42.000/kg dari Rp37.000
  • Bawang merah: Rp40.000/kg dari Rp35.000
  • Ayam potong: Rp32.000/kg dari Rp25.000
  • Cabai: Rp65.000–Rp80.000/kg

Meski beberapa komoditas mengalami penyesuaian harga, aktivitas perdagangan di Pasar Segiri masih berjalan normal. Tidak terlihat lonjakan harga ekstrem maupun kelangkaan pasokan.

Baca juga: 16 Tenda Takjil Gratis Disiapkan di RTH Tana Tidung, UMKM Siap Sambut Ramadan 2026

Para pedagang berharap pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan pengendalian harga guna mencegah spekulasi menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Kondisi harga yang relatif terkendali ini memberikan optimisme bagi masyarakat dan pelaku usaha kuliner untuk menghadapi peningkatan kebutuhan selama Ramadan tanpa beban kenaikan harga yang drastis. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved