Kamis, 9 April 2026

Berita Paser Terkini

Festival Ramadhan Siap Digelar di Paser, Direncanakan Berlangsung 23 Hari Penuh

Disporapar melalui bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyiapkan program Festival Ramadhan

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Nur Pratama
TribunKaltim.co/Syaifullah Ibrahim
FESTIVAL RAMADHAN - Masyarakat yang memadati area Car Free Night (CFN) di Komplek Olahraga, Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Jumat (13/2/2026). Disporapar Paser akan gelar Festival Ramadhan. (TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser memastikan akan menghadirkan sebuah gebrakan baru di awal tahun 2026.

Setelah meliburkan sementara kegiatan rutin Car Free Night (CFN) yang biasanya digelar setiap Jumat malam, Disporapar melalui bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyiapkan program Festival Ramadhan.

Langkah tersebut sebagai bentuk penyambutan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati hiburan bernuansa Islami.

Festival tersebut direncanakan berlangsung selama 23 hari penuh, dengan berbagai kegiatan yang identik dengan suasana Ramadhan.  

Baca juga: Pemkab Paser Gandeng Unmul Susun Perda Kabupaten Layak Anak

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Disporapar Paser, Wahab Syahranie, menyampaikan bahwa festival ini akan menghadirkan beragam lomba dan pertunjukan.

"Seperti tahun lalu, kita akan mengadakan lomba lari sprint di bulan puasa, lomba hadrah, lomba adzan, lomba nyanyi bernuansa Islami, hingga lomba beduk," terang Wahab di Tanah Grogot, Senin (16/2/2026).

Rangkaian kegiatan tersebut akan dipusatkan di Komplek GOR Sadurengas, yang selama ini menjadi lokasi favorit masyarakat untuk berkumpul. 

Disporapar Paser optimis kegiatan akan berlangsung meriah dan ramai, mengingat antusiasme masyarakat terhadap kegiatan bernuansa Ramadhan selalu tinggi.

"Pak Kadis ingin ada starting point yang bisa menggugah semangat masyarakat. Dana sudah disiapkan, tinggal bagaimana kita mengemas acara agar benar-benar berdampak," tambahnya.

Selain menghadirkan hiburan, Festival Ramadhan juga akan menjadi wadah bagi pelaku UMKM lokal.

Panitia kini tengah mendata komunitas UMKM yang siap berpartisipasi dengan menjajakan produk kuliner maupun kerajinan di area festival.

"Kehadiran UMKM ini kami harap mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat," harapnya.

Selain lomba dan bazar, festival ini juga akan menghadirkan acara edisi khusus berupa Batik Karnaval.

Pada giat itu nantinya, para peserta akan berjalan di atas karpet merah dengan mengenakan busana batik khas daerah.

"Karnaval batik ini akan digelar di pertengahan atau menjelang akhir Ramadhan, bahkan bisa bertepatan dengan malam menjelang lebaran agar suasana semakin semarak," ungkap Wahab.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved