Jumat, 10 April 2026

Berita Penajam Terkini

Pemkab PPU Perketat Pengawasan Harga Bahan Pokok Saat Ramadhan

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperketat pengawasan harga bahan pokok guna mengantisipasi lonjakan inflasi menjelang Ramadhan

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUN KALTIM/Nita Rahayu
PANTAU HARGA - Pemkab PPU melakukan pengetatan pengendalian harga bahan pokok saat Ramadan, Jumat (20/2/2026).Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperketat pengawasan harga bahan pokok guna mengantisipasi lonjakan inflasi menjelang Ramadhan 1447 Hijriah (TRIBUNKALTIM.CO/ NITA RAHAYU) 

TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperketat pengawasan harga bahan pokok guna mengantisipasi lonjakan inflasi menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.

Langkah strategis ini melibatkan koordinasi lintas daerah dan penguatan jalur distribusi pangan.

Pengetatan ini dibahas dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan.

Bupati PPU, Mudyat Noor, menegaskan bahwa tantangan utama saat Ramadhan bukan hanya lonjakan permintaan, melainkan juga kelancaran pasokan.

"TPID memegang peranan strategis dalam menjaga stabilitas harga. Kita harus memastikan distribusi tidak terhambat agar ketergantungan pada pasokan luar daerah tidak memicu kenaikan harga di tingkat konsumen," ujar Mudyat, Jumat (20/2/2026).

Baca juga: Daftar Harga Bahan Pokok di Samarinda Jelang Ramadan 2026, Daging dan Telur Mulai Naik

Sebagai langkah nyata, Pemkab PPU telah menggulirkan Operasi Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di beberapa lokasi, seperti Kecamatan Sepaku, Desa Karang Jinawi, dan Desa Bukit Subur.

Komoditas yang menjadi fokus utama meliputi beras, minyak goreng, gula, cabai, dan telur.

Selain intervensi pasar, Pemkab PPU juga memastikan ketersediaan stok pangan untuk program nasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Mudyat mengarahkan agar kebutuhan SPPG bersumber dari produksi lokal sehingga tidak mengganggu ketersediaan pangan masyarakat umum.

Baca juga: Pemkab Kukar Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan, Distribusi Hulu Jadi Prioritas

"Kami juga terus mendorong penguatan produksi lokal melalui kemitraan dengan petani dan nelayan, serta pemanfaatan pekarangan rumah untuk tanaman hortikultura demi menekan ketergantungan pasokan dari luar," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved