Breaking News
Rabu, 22 April 2026

Berita Penajam Terkini

Keterbatasan Kuota Hambat Pemerataan Jargas di Penajam Paser Utara

Asisten II Setkab PPU, Hadi Saputro, mengungkapkan distribusi jaringa pada tahap awal belum menjangkau seluruh wilayah.

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
JARGAS DI PPU - Pemerataan jaringan gas atau jargas di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), masih menghadapi kendala, terutama akibat keterbatasan kuota program dari pemerintah pusat, Kamis (9/4/2026). 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerataan jaringan gas (jargas) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur masih menghadapi kendala, terutama akibat keterbatasan kuota program dari pemerintah pusat.

Asisten II Setkab PPU, Hadi Saputro, mengungkapkan distribusi jaringa pada tahap awal belum menjangkau seluruh wilayah.

Ia menjelaskan, prioritas pemasangan, diberikan kepada daerah dengan tingkat kepadatan penduduk yang lebih tinggi.

Kebijakan ini berdampak pada wilayah lain yang belum terlayani.

Baca juga: Baru 36 Persen Warga PPU yang Nikmati Jargas, Pemkab Siapkan Pengajuan Ulang ke Pemerintah Pusat

Beberapa kawasan, bahkan hanya mendapatkan jaringan sebagian, sementara wilayah yang lebih jarang penduduknya belum tersentuh.

“Karena keterbatasan kuota, diutamakan daerah padat,” ungkapnya kepada TribunKaltim.co pada Kamis (9/4/2026).

Selain kuota, panjang jaringan juga menjadi pertimbangan dalam perencanaan.

Wilayah dengan akses sulit membutuhkan biaya dan perencanaan lebih besar.

Akibatnya, pemerataan belum bisa dilakukan secara menyeluruh, dalam satu tahap program.

Pemerintah daerah harus menyesuaikan dengan kebijakan pusat.

Hadi menambahkan bahwa kondisi ini menjadi bahan evaluasi, untuk pengajuan berikutnya.

Pemkab Penajam Paser Utara akan memetakan kembali kebutuhan di seluruh wilayah.

Dengan pemetaan tersebut, diharapkan distribusi jaringan gas pada tahap selanjutnya, bisa lebih merata dan menjangkau wilayah yang sebelumnya tertinggal.

“Daerah yang tidak terlalu padat memang belum dapat jaringan,” tutupnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved