Jumat, 1 Mei 2026

Ramadan 2026

Pasar Ramadan Sangatta Utara Dongkrak UMKM, Kecamatan Gandeng KNPI Kutim

Pasar Ramadan Sangatta Utara kembali digelar, kolaborasi kecamatan dan KNPI dorong UMKM serta hidupkan ekonomi lokal

Tayang:
TRIBUN KALTIM/Nurila Firdaus
DONGKRAK UMKM - Suasana Pasar Ramadan 2026 di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Sangatta Utara, Jumat (20/2/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS) 

Ringkasan Berita:
  • Pasar Ramadan Sangatta Utara digelar tahun ketiga dan didukung KNPI Kutim.
  • Berlokasi di depan kantor camat untuk memaksimalkan kunjungan warga.
  • Antusiasme UMKM tinggi, pemerintah fokus pada kelancaran lalu lintas dan keamanan pangan.

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pasar Ramadan Sangatta Utara kembali digelar untuk ketiga kalinya sebagai upaya mendukung UMKM Kutai Timur dan menggerakkan ekonomi lokal selama bulan suci. 

Kegiatan yang berlangsung di depan Kantor Camat Sangatta Utara ini menjadi magnet bagi masyarakat yang berburu takjil serta kebutuhan berbuka puasa.

Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara menunjukkan komitmen nyata dalam memfasilitasi pelaku usaha lokal.

Tahun ini, pelaksanaan pasar Ramadan terasa lebih istimewa karena menggandeng Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutai Timur sebagai pelaksana teknis.

Camat Sangatta Utara, Hasdiah, menyampaikan bahwa pihak kecamatan berperan sebagai fasilitator tempat serta penghubung koordinasi lintas instansi agar kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Baca juga: Keterbatasan Anggaran, Operasi Pasar Murah di Kutim hanya Bisa Dilaksanakan di 6 Kecamatan

Lokasi Pasar Ramadan tahun ini dipusatkan di depan Kantor Camat Sangatta Utara. Meski menggunakan bahu jalan dan trotoar, yang pada hari biasa dilarang keras untuk berjualan, pihak kecamatan memberikan diskresi khusus selama bulan suci demi memberikan ruang bagi UMKM untuk berpromosi dan meningkatkan pendapatan.

"Di hari biasa kami tidak memperbolehkan berjualan di atas trotoar depan kantor camat. Tapi karena ini event Ramadan, kami ingin meningkatkan penghasilan UMKM dan memberikan fasilitas agar produk mereka lebih dikenal masyarakat luas," ujar Hasdiah saat ditemui di ruang kerjanya.

Lokasi Strategis dan Pengaturan Lalu Lintas

Hasdiah menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di depan kantor camat bukan tanpa alasan. Sebelumnya, pihak panitia pernah mencoba memindahkan lokasi ke area dalam, namun sepi pengunjung.

Masyarakat dan pedagang akhirnya sepakat bahwa area bahu jalan lebih strategis, asalkan manajemen lalu lintas tetap dijaga ketat oleh pihak berwenang.

Untuk mengantisipasi kemacetan yang kerap menjadi keluhan, Kecamatan Sangatta Utara telah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak.

Baca juga: 150 Pedagang Ramaikan Pasar Ramadan Segiri Samarinda, Amparan Tatak Jadi Primadona

Personel dari Satlantas Polres Kutim, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan dikerahkan setiap sore untuk mengatur arus kendaraan agar aktivitas ekonomi tidak melumpuhkan akses publik.

"Kami bekerja sama dengan KNPI, Lantas, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk mengatasi kemacetan di depan kantor. Tantangannya memang penggunaan bahu jalan, namun dengan koordinasi petugas di lapangan, semuanya lebih teratur dibanding jika pedagang berjualan mencar-mencar tanpa koordinasi," jelasnya.

Terkait biaya sewa stand, Hasdiah menegaskan bahwa pengelolaan sepenuhnya ada di tangan panitia KNPI

Meski menggunakan tenda inventaris pemerintah, terdapat biaya operasional yang dibebankan kepada pedagang untuk kebutuhan logistik seperti angkut tenda, pemasangan stiker, penyediaan air, hingga instalasi listrik selama sebulan penuh.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved