Berita Bontang Terkini
Hari Pertama Ramadan 2026, Polisi Sita 5 Motor Balap Liar di Bontang
Balap liar kembali marak di Bontang saat Ramadan. Polisi menyita lima motor dan menahannya hingga Lebaran
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
- Polisi Bontang menyita lima motor balap liar di hari pertama Ramadan.
- Penindakan dilakukan di Simpang Loktuan dan Gunung Sari usai Subuh.
- Kendaraan ditahan hingga Lebaran, pelanggar wajib hadir bersama orang tua.
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Balap liar Bontang Ramadan kembali marak terjadi pada hari pertama bulan suci, Kamis (19/2/2026).
Kepolisian Resor (Polres) Bontang langsung mengambil tindakan tegas dengan menyita lima sepeda motor pelaku balap liar dan menahannya hingga usai Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah mendatang.
Penindakan dilakukan sebagai respons cepat atas laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas balap liar yang terjadi selepas waktu sahur hingga setelah salat Subuh.
Selain berpotensi membahayakan pelaku, aksi tersebut juga mengancam keselamatan pengguna jalan lain.
Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Kasat Lantas AKP Purwo Asmadi mengatakan, penindakan dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni Simpang Loktuan dan kawasan Gunung Sari, setelah salat Subuh.
Baca juga: Mendukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran, PPK 2.2 Kaltim Perbaiki Jalan Bontang-Sangatta-SP Perdau
“Ada laporan warga soal balap liar setelah Subuh. Anggota langsung kami turunkan dan kami amankan lima motor di dua titik,” kata Purwo saat dikonfirmasi, Jumat (20/2/2026).
Menurut dia, selama Ramadan patroli akan diperketat, terutama pada jam rawan pasca sahur hingga pagi hari.
Pihaknya menilai balap liar kerap meningkat pada waktu tersebut dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Sebagai sanksi, kendaraan pelanggar ditahan selama satu bulan atau setidaknya sampai Lebaran.
Selain itu, pelanggar dikenai tilang dan diwajibkan menghadirkan orang tua saat proses pengambilan kendaraan.
Baca juga: Insiden Truk Trailer di Jalur Samarinda-Bontang, Ketua Aptrindo Kaltim: Kesalahan Teknis Jadi Pemicu
“Motornya kami tahan sampai selesai Lebaran. Kami ingin ada efek jera. Mereka juga harus hadir bersama orang tua,” ujar Purwo.
Ia menambahkan, selain balap liar, petugas akan menindak pelanggaran kasat mata seperti pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm, serta berboncengan lebih dari dua orang.
“Ini bukan hanya soal aturan tapi soal keselamatan,” pungkasnya. (*)
Polres Bontang
Ramadan 1447 H
Ramadan 2026
Kapolres Bontang
AKBP Widho Anriano
balap liar
motor
Bontang
TribunKaltim.co
| Kondisi Terkini Iklim Bisnis di Bontang, Penetrasi Investasi Usaha Mikro Marak |
|
|---|
| Kasus Kematian Pria Jatuh dari Pohon Mangga di Bontang, 6 Orang Jadi Tersangka Penyerangan Rumah |
|
|---|
| 6 Warga Berbas Pantai Bontang Jadi Tersangka Penyerangan Rumah di Kelurahan Api-Api |
|
|---|
| DPRD dan Pemkot Bontang Sepakat Coret Proyek Danau Kanaan dari Skema Multiyears |
|
|---|
| Ribuan Warga Bontang Belum Terlindungi BPJS Gratis, DPRD Soroti Validasi Data dan Beban APBD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260220_Polres-Bontang-Sita-Motor-Balap-Liar.jpg)