Selasa, 19 Mei 2026

Berita Paser Terkini

DPRD Paser Optimis Pembangunan SMA Negeri 3 Bukit Seloka, Kecamatan Long Ikis Dilanjutkan

DPRD Kabupaten Paser optimis pembangunan SMA Negeri 3 Bukit Seloka, Kecamatan Long Ikis dapat dilanjutkan

Tayang:
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Nur Pratama
TribunKaltim.co/Syaifullah Ibrahim
SMAN 3 BUKIT SELOKA - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Paser, Agus Santosa. Beliau menerangkan terkait tindak lanjut pembangunan SMA Negeri 3 Bukit Seloka, saat ditemui di Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Paser, Jumat (20/2/2026). Komisi II DPRD Paser optimis pembangunan SMA Negeri 3 Bukit Seloka dilanjutkan. (TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM).   

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser optimis pembangunan SMA Negeri 3 Bukit Seloka, Kecamatan Long Ikis dapat dilanjutkan.

Harapan ini muncul setelah adanya kepastian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur bahwa proyek tersebut sedang diupayakan masuk dalam rencana strategis (renstra) untuk dilanjutkan.

Sebelumnya, Komisi II DPRD Paser melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Disdikbud Provinsi Kaltim pada 13 Februari lalu untuk menanyakan kepastian kelanjutan pembangunan sekolah yang sempat tertunda.

Baca juga: Wacana Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Lori Paser Masih Menunggu Restu Pemerintah Pusat

Anggota Komisi II DPRD Paser, Agus Santosa, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai pendekatan, baik politik maupun administratif, agar pembangunan SMA Negeri 3 Bukit Seloka tetap berjalan.

"Alhamdulillah di pergeseran ini tetap akan dilanjutkan pembangunannya dan semoga saja tidak berubah," terang Agus, Jumat (20/2/2026).  

Meski nantinya pengalokasian anggaran tidak sebesar pagu awal, pihaknya bersama anggota Komisi II tetap berharap pembangunan sekolah tersebut bisa segera dimanfaatkan.

"Karena sekolah itu sudah diproyeksikan untuk digunakan tahun ini, namun kenyataannya tertunda," tambahnya.

Sebagai wakil rakyat, Komisi II DPRD Paser berusaha maksimal menggunakan kewenangan legislatif untuk melakukan pendekatan. Salah satunya melalui hearing bersama Disdikbud Provinsi Kaltim, guna memastikan adanya kebijakan yang jelas terkait kelanjutan pembangunan.

Dalam pertemuan itu, DPRD Paser tidak secara spesifik membahas soal anggaran. Fokus utama ialah meminta kepastian apakah pembangunan SMA Negeri 3 Bukit Seloka akan dilanjutkan atau tidak.

"Alhamdulillah hasil pertemuan kami di Provinsi, ada kepastian bahwasanya sedang diupayakan masuk dalam renstra mereka untuk dilanjutkan," ungkapnya.  

Agus juga mengungkapkan bahwa sebenarnya bangunan SMA Negeri 3 Long Ikis sudah berdiri. Namun, proses pembangunan terhenti akibat adanya wanprestasi dari pihak kontraktor.

Kontraktor dianggap tidak mampu memenuhi tenggat waktu yang telah ditentukan sehingga kontraknya diputus.  

"Permasalahan itu bukan disebabkan oleh mekanisme birokrasi atau kebijakan pemerintah, melainkan murni karena kinerja kontraktor yang tidak sesuai dengan perjanjian. Inilah yang membuat pembangunan sekolah sempat mandek," pungkas Agus. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved