Berita Paser Terkini
DPRD Paser Optimis Pembangunan SMA Negeri 3 Bukit Seloka, Kecamatan Long Ikis Dilanjutkan
DPRD Kabupaten Paser optimis pembangunan SMA Negeri 3 Bukit Seloka, Kecamatan Long Ikis dapat dilanjutkan
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser optimis pembangunan SMA Negeri 3 Bukit Seloka, Kecamatan Long Ikis dapat dilanjutkan.
Harapan ini muncul setelah adanya kepastian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur bahwa proyek tersebut sedang diupayakan masuk dalam rencana strategis (renstra) untuk dilanjutkan.
Sebelumnya, Komisi II DPRD Paser melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Disdikbud Provinsi Kaltim pada 13 Februari lalu untuk menanyakan kepastian kelanjutan pembangunan sekolah yang sempat tertunda.
Baca juga: Wacana Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Lori Paser Masih Menunggu Restu Pemerintah Pusat
Anggota Komisi II DPRD Paser, Agus Santosa, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai pendekatan, baik politik maupun administratif, agar pembangunan SMA Negeri 3 Bukit Seloka tetap berjalan.
"Alhamdulillah di pergeseran ini tetap akan dilanjutkan pembangunannya dan semoga saja tidak berubah," terang Agus, Jumat (20/2/2026).
Meski nantinya pengalokasian anggaran tidak sebesar pagu awal, pihaknya bersama anggota Komisi II tetap berharap pembangunan sekolah tersebut bisa segera dimanfaatkan.
"Karena sekolah itu sudah diproyeksikan untuk digunakan tahun ini, namun kenyataannya tertunda," tambahnya.
Sebagai wakil rakyat, Komisi II DPRD Paser berusaha maksimal menggunakan kewenangan legislatif untuk melakukan pendekatan. Salah satunya melalui hearing bersama Disdikbud Provinsi Kaltim, guna memastikan adanya kebijakan yang jelas terkait kelanjutan pembangunan.
Dalam pertemuan itu, DPRD Paser tidak secara spesifik membahas soal anggaran. Fokus utama ialah meminta kepastian apakah pembangunan SMA Negeri 3 Bukit Seloka akan dilanjutkan atau tidak.
"Alhamdulillah hasil pertemuan kami di Provinsi, ada kepastian bahwasanya sedang diupayakan masuk dalam renstra mereka untuk dilanjutkan," ungkapnya.
Agus juga mengungkapkan bahwa sebenarnya bangunan SMA Negeri 3 Long Ikis sudah berdiri. Namun, proses pembangunan terhenti akibat adanya wanprestasi dari pihak kontraktor.
Kontraktor dianggap tidak mampu memenuhi tenggat waktu yang telah ditentukan sehingga kontraknya diputus.
"Permasalahan itu bukan disebabkan oleh mekanisme birokrasi atau kebijakan pemerintah, melainkan murni karena kinerja kontraktor yang tidak sesuai dengan perjanjian. Inilah yang membuat pembangunan sekolah sempat mandek," pungkas Agus. (*)
| 156 Calhaj Asal Paser Diberangkatkan Menuju Embarkasi Balikpapan, 1 Jemaah Tertunda karena Sakit |
|
|---|
| 3 Pengedar Sabu Diciduk di Kos Long Ikis Paser, Polisi Sita CCTV hingga Timbangan Digital |
|
|---|
| Buruh Sawit di Paser Tewas Diduga Diterkam Buaya Saat Bersihkan Badan |
|
|---|
| Warga Kuaro Paser Ditemukan Meninggal Usai Hilang Saat Pindahkan Sapi |
|
|---|
| Lahan Jembatan Seniur II Paser Dihibahkan, Proyek yang Sempat Mangkrak Dilanjutkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260220_Agus-Santosa.jpg)