Berita Samarinda Terkini
Viral Rekaman CCTV, Kakek di Sengkotek Samarinda Dilindas Berkali-kali dan Penabrak Kabur
Dalam rekaman CCTV yang beredar, korban menyebrang dengan menggunakan payung dibawah guyuran hujan yang cukup deras
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pedagang Ikan Tabrak Pria Paruh baya berumur 71 Tahun di Jalan Cipto mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarina, Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya di Depan Masjid Al Ishlah RT.04 pada Pukul 04.40 Wita, Sabtu (21/02/2026).
Dalam rekaman CCTV yang beredar, korban menyebrang dengan menggunakan payung dibawah guyuran hujan yang cukup deras.
Tiba tiba, terlihat dua pedagang ikan melewati rekaman CCTV, satu pedagang keasikan mengobrol, akhirnya menabrak sang korban.
Setelah menabrak, bukannya menolong korban, justru pedagang ikan tersebut hanya mengamankan dagangannya dan buru-buru untuk meninggalkan korban di tengah jalan raya.
Baca juga: Peristiwa Tabrak Lari di Lempake Samarinda Berkembang Jadi Pengungkapan Kasus Narkoba
Akibat ditinggalkan oleh pelaku, korban tak lama langsung di tabrak kembali oleh mobil pickup grandmax berwarna putih dengan terpal hijau menutupi bak belakang.
Setelah itu, beberapa pengendara bermotor kembali menabrak alias melindas korban yang sudah terkapar tidak berkutik.
Sang penabrak kedua juga sama, setelah dia jatuh dari motornya, ia terlihat buru buru untuk kabur.
Insiden ketiga pun mengerikan, kali ini tubuh korban yang sudah tidak berdaya dihantam kembali oleh mobil agya berwarna merah.
Beruntung pengendara tersebut berhasil menghindari seluruh tubuh korban yang terkapar.
Pada insiden terakhir, tubuh korban dihantam alias dilindas oleh pengendara bermotor yang laju melewati nya.
Setelah merasakan hal yang pahit, korban dinyatakan meninggal dunia. Belum sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Inche Abdoel Moeis, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Korban diketahui bernama Warsito, pria paruh baya yang berumur 71 Tahun tinggal di Kelurahan Sengkotek RT 04.
Ketua RT 04, Dwi Ayu mengungkapkan, kecelakaan ini saat hujan deras mengguyur, kata dia, korban bergeletak di jalan raya hampir 10 menit.
"Iya, namanya pak lek war, dia warga sini, diliat di CCTV ada 10 menit lebih tergeletak di jalan raya, " jelasnya.
Ayu mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh pedagang ikan, bukannya bertanggung jawab justru membiarkan korban tergeletak di tengah jalan.
Saat ini Pihak Kepolisian sedang melakukan identifikasi lebih lanjut. (Tribunkaltim.com/Gregorius dan Muhammad Farikhin)
| Harga Minyak Goreng dan Ayam Naik di Samarinda, Emak-Emak dan UMKM Kian Terjepit |
|
|---|
| Daya Beli Warga Samarinda Melemah? Harga Minyak dan Ayam Naik, Pedagang Pasar Segiri Mengeluh Sepi |
|
|---|
| Nestapa Korban Ke-53 di Lubang Tambang Kaltim, Berburu Burung yang Berujung Maut di Palaran |
|
|---|
| Tutup Kala Fest 2026, Wawali Samarinda Ajak Warga Hidupkan Kembali Kejayaan Citra Niaga |
|
|---|
| APBD Samarinda Anjlok dari Rp5,8 Triliun ke Rp3,2 Triliun, Ini Strategi Walikota Andi Harun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260221_Kecelakaan-lalu-lintas-di-Samarinda.jpg)