Berita Kukar Terkini
Sejak Januari, 2.000 Warga Kutai Kartanegara Daftar Aplikasi Kukar Siap Kerja
Sejak Januari 2026, sebanyak 2.000 warga Kutai Kartanegara mendaftar di aplikasi Kukar Siap Kerja.
Penulis: Patrick Vallery Sianturi | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Sejak Januari 2026, sebanyak 2.000 warga Kutai Kartanegara mendaftar di aplikasi Kukar Siap Kerja.
- Aplikasi dikembangkan menjadi sistem terpadu yang menghubungkan pelatihan kompetensi, pencari kerja, dan perusahaan.
- Sistem baru mendukung konsep job fair everyday dengan notifikasi otomatis dan database tenaga kerja tersertifikasi.
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Sejak Januari 2026, sekilra 2.000 warga Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, tercatat mendaftar melalui aplikasi Kukar Siap Kerja.
Platform yang awalnya difungsikan sebagai sarana pendaftaran pelatihan ini kini tengah disiapkan menjadi sistem terpadu yang menghubungkan pencari kerja, pelatihan kompetensi, dan perusahaan dalam satu ekosistem digital.
Pemerintah daerah akan mengidentifikasi jenis tenaga kerja yang dibutuhkan, seperti welder, driver, hingga tenaga teknis lainnya.
Kesenjangan kompetensi yang ditemukan kemudian dijawab melalui program pelatihan yang disiapkan Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Distransnaker) Kukar.
Baca juga: Tak Perlu Tunggu Job Fair, Aplikasi Kukar Siap Kerja Hubungkan Perusahaan dan Pencaker
Peserta yang telah mengikuti pelatihan dan dinyatakan kompeten akan masuk dalam basis data aplikasi.
Data tersebut tersaji lengkap by name by address berikut alamat email, sehingga memudahkan perusahaan menelusuri kandidat sesuai kebutuhan.
“Kalau perusahaan butuh 10 driver atau beberapa welder, mereka tinggal akses aplikasi. Sistem akan menampilkan SDM yang tersedia dan sudah tersertifikasi,” kata Sekretaris Distransnaker Kukar, Dendy Irwan Fahriza, Minggu (22/02/2026).
Tak hanya itu, sistem juga dirancang mampu mengirim notifikasi otomatis kepada pencari kerja yang profilnya sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Baca juga: Lewat Program Kukar Siap Kerja, 6.000 Warga Ditargetkan Terlatih pada Tahun 2026
Dengan pola ini, proses rekrutmen tidak lagi bergantung pada agenda tatap muka, melainkan berjalan dinamis setiap saat.
Menurut Dendy, langkah tersebut selaras dengan arahan Bupati Kukar untuk menghadirkan job fair everyday.
Artinya, akses terhadap lowongan dan proses seleksi dapat dilakukan kapan saja tanpa harus menunggu kegiatan tertentu.
Meski berbasis digital, pelaksanaan job fair konvensional tetap akan dilakukan.
Skemanya dibagi menjadi tiga zona, yakni wilayah hulu, tengah, dan pesisir.
Baca juga: Hari Pertama, Ratusan Pelamar Cari Peuntungan di Job Fair Kukar Siap Kerja 2023
Bedanya, pendekatan kali ini lebih terarah karena perusahaan lebih dulu menyampaikan kebutuhan tenaga kerja beserta progres penerimaannya.
Sistem yang ada saat ini tetap berjalan sambil menunggu penyempurnaan versi terbaru.
| Musrenbang Kukar 2027, Bupati Aulia Rahman Basri Tekankan Penyatuan Usulan dan Arah Pembangunan |
|
|---|
| Lapas Tenggarong Deklarasi Zero Halinar, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba dan HP Ilegal |
|
|---|
| Kasus Penimbunan Pertalite Terbongkar di Loa Kulu, Pelaku Terancam Pidana |
|
|---|
| PAN Kukar Gelar Muscab Serentak 2026, Fokus Konsolidasi dan Target Kursi Legislatif |
|
|---|
| Balap Liar di Jalur 2 Tenggarong-Samarinda Didominasi Remaja, Polisi Soroti Pengawasan Orangtua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260114-Kabag-Kesra-Setkab-Kukar-Dendy-Irwan-Fahreza.jpg)