Selasa, 21 April 2026

Berita Paser Terkini

Pemkab Paser Evaluasi Mall Pelayanan Publik, Internet dan Promosi Jadi Kendal Utama

Sejumlah sarana dan prasarana perlu dilengkapi agar pelayanan dapat berjalan optimal. Salah satu penguatan jaringan internet

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Nur Pratama
TribunKaltim.co/Syaifullah Ibrahim
MALL PELAYANAN PUBLIK - Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Paser di area Kompleks Perkantoran, Kilometer 5, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Selasa (24/2/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus melakukan evaluasi terhadap operasional Mall Pelayanan Publik (MPP) yang mulai diuji coba sejak Desember 2025 lalu.

Sejak awal Februari, evaluasi menyeluruh dilakukan untuk mengukur tingkat antusiasme masyarakat serta efektivitas pelayanan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung di dalamnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Paser, Toto Ifrianto, menyampaikan bahwa beberapa OPD mencatat kunjungan cukup tinggi selama masa uji coba.

Baca juga: DPRD Paser Soroti Persoalan Tapal Batas Desa yang Belum Selesai, Minta Pemkab Segera Bertindak

"Secara umum, antusiasme masyarakat cukup baik, terutama pada OPD yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan administrasi dasar. Namun karena ini masih tahap uji coba, tentu pelayanan belum maksimal," terang Toto, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, sejumlah sarana dan prasarana masih perlu dilengkapi agar pelayanan dapat berjalan optimal. Salah satu perhatian utama ialah penguatan jaringan internet di gedung MPP.

"Jaringan internet harus benar-benar diperkuat, karena hampir seluruh layanan saat ini berbasis sistem daring. Jika jaringan terganggu, pelayanan otomatis ikut terhambat," tambahnya.

Ia juga mengakui terdapat beberapa tenan OPD yang sepi pengunjung, bahkan belum aktif secara maksimal.

Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi rutin yang dilakukan setiap bulan, agar keberadaan MPP dapat berjalan maksimal.

"Kami terus lakukan evaluasi bulanan untuk mengetahui kendala di masing-masing OPD. Salah satu persoalan terbesar ialah kurangnya promosi dari OPD maupun tenan yang ada di MPP, sehingga masih banyak masyarakat belum mengetahui layanan itu sudah tersedia di MPP," ulasnya.

Minimnya publikasi dianggap berdampak langsung terhadap tingkat kunjungan masyarakat. Padahal, keberadaan MPP bertujuan memusatkan berbagai layanan dalam satu lokasi guna mempermudah akses publik.  

Sebagai langkah strategis, Pemkab Paser berencana menggandeng konten kreator untuk mempromosikan layanan yang tersedia di MPP.  

"Kami akan membuat konten promosi, baik menampilkan satu OPD secara khusus maupun seluruh OPD yang ada di MPP. Harapannya, informasi pelayanan bisa lebih luas tersebar dan masyarakat semakin mengetahui kemudahan yang tersedia," pungkas Toto. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved