Kamis, 9 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

DPRD Tekankan Sinergi OPD Agar Program Kota Layak Anak di Balikpapan Benar-benar Berjalan Efektif

Iwan Wahyudi menekankan pentingnya implementasi nyata melalui kebijakan pembangunan yang terintegrasi di seluruh organisasi perangkat daerah

Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Nur Pratama
TRIBUN KALTIM/Ary Nindita Intan R S
KOTA LAYAK ANAK - Anggota Komisi I DPRD Balikpapan, Iwan Wahyudi menekankan pentingnya implementasi nyata melalui kebijakan pembangunan yang terintegrasi di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). (TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Predikat Kota Layak Anak yang disandang Balikpapan diminta tidak berhenti sebagai simbol penghargaan semata.

Anggota Komisi I DPRD Balikpapan, Iwan Wahyudi menekankan pentingnya implementasi nyata melalui kebijakan pembangunan yang terintegrasi di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurutnya, dukungan lintas OPD menjadi kunci agar program Kota Layak Anak benar-benar berjalan efektif.

“Ini harus menjadi semangat bersama. Kota Layak Anak bukan hanya tanggung jawab satu dinas, tetapi seluruh organisasi perangkat daerah,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Baca juga: Antusias Warga Balikpapan Sambut Tol Fungsional yang Ingin Salat Id di Masjid Negara IKN

Ia menyebut, implementasi kota ramah anak harus terintegrasi dalam spirit penyusunan rencana strategis (Renstra) pembangunan kota. Mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrstruktur publik yang memperhatikan kebutuhan anak.

Misalnya, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dapat berperan dengan menghadirkan ruang terbuka hijau yang dilengkapi fasilitas bermain anak, serta taman literasi.

Selain itu, pembangunan gedung publik juga perlu dilengkapi ruang menyusui, serta area bermain anak, dan fasilitas pendukung lainnya.

Kemudian, instansi lain seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, dan Satpol PP juga memiliki peran penting dalam memastikan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak-anak.

Namun keterbatasan anggaran dalam upaya mewujudkan program Kota Layak Anak menjadi atensi khusus.

“Karena itu diperlukan harmonisasi dan dukungan lintas OPD agar program yang dirancang bisa berjalan maksimal,” pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved