Berita Kaltim Terkini
Kapolda Kaltim Soroti Kapal Tabrak Fender Jembatan Mahakam Samarinda
Insiden kapal yang menyenggol fender Jembatan Mahakam Samarinda menjadi perhatian serius Polda Kaltim.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Insiden kapal menyenggol fender Jembatan Mahakam Samarinda menjadi atensi Kapolda Kaltim dan tengah diselidiki.
- Polisi mendalami kronologi kejadian serta mengevaluasi kelayakan kapal escort dan assist yang bertugas
- Seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengolongan kapal akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Rentetan insiden kapal yang menyenggol pilar pengaman (fender) Jembatan Mahakam Samarinda rupanya sudah sampai ke meja kerja petinggi kepolisian di Kalimantan Timur.
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro secara khusus menaruh atensi besar terhadap peristiwa terbaru yang terjadi pada Minggu (8/3/2026) malam lalu, tepatnya pukul 20.40 Wita.
Menindaklanjuti perintah tersebut, jajaran kepolisian langsung bergerak cepat dengan menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak terkait di Gedung E Lantai 1, Komplek DPRD Kaltim, Samarinda, Selasa (10/3/2026).
Kepolisian kini tengah mendalami mengapa insiden tersebut bisa terjadi, padahal prosedur pengamanan dan pengolongan sudah sangat memenuhi.
Baca juga: Pelindo Minta Maaf Buntut Fender Jembatan Mahakam Disenggol, SDM Salah Ditindak Tegas
Diketahui, saat kejadian terdapat satu kapal escort dan tiga kapal assist yang mendampingi proses pengolongan.
Namun sayangnya, insiden hantaman terhadap pilar fender yang tengah dalam proses pembangunan tetap tak terhindarkan tepat di jam pengolongan kapal.
"Hal ini menjadi atensi langsung dari Bapak Kapolda. Kami masih melakukan pendalaman dan akan memanggil para pihak terkait untuk dimintai keterangan," tegas Dirpolairud Polda Kaltim, Kombes Pol Restika Pardamaean Nainggolan di sela-sela RDP.
Baca juga: KSOP Samarinda Pastikan Kapal Hanya Senggol Fender Jembatan Mahakam I
Kelayakan Kapal Escort dan Assist Dipertanyakan
Proses penyelidikan sendiri, salah satu poin krusial yang menjadi sorotan kepolisian adalah mengenai kesiapan armada pembantu.
Muncul dugaan bahwa sarana yang ada tidak mendukung secara maksimal saat menjalankan tugas pengawalan di bawah kolong jembatan.
Sebagai langkah tegas, pihak kepolisian memberikan rekomendasi kepada Pelindo, khususnya Badan Usaha Pelabuhan (BUP), untuk melakukan evaluasi total.
Serta memastikan prosedur pengolongan berjalan sesuai standar keamanan tinggi, mengecek kembali kelayakan kapal escort dan assist agar kejadian serupa tidak terulang.
Baca juga: 3 Fender Jembatan Mahakam Rusak Usai Ditabrak Kapal, DPRD Kaltim Segera Gelar Rapat
Terkait ada indikasi armada yang bertugas tidak mendukung dalam melakukan tugas pengamanan secara efektif.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka atau sanksi lebih jauh karena proses investigasi masih berjalan.
Seluruh pihak yang terlibat dalam mata rantai operasional kapal saat malam kejadian akan dipanggil secara resmi.
| Audensi dengan Pengurus SPS Kaltim, Gubernur Kaltim Rudy Ingatkan Media Utamakan Etika Jurnalistik |
|
|---|
| 4 Daerah dengan Kasus Kriminal Terendah di Kaltim, Ini Data Terbaru BPS |
|
|---|
| Jelang Akhir Jabatan KONI Kaltim, Achmad Husry Dorong Forum Masa Depan Olahraga |
|
|---|
| POPULER KALTIM: 2 Agenda Kapolri di Samarinda, Harta Kekayaan Kasat Resnarkoba Kukar |
|
|---|
| Peran 'Sniper' di Kampung Narkoba Samarinda, Pengawas 24 Jam Pembocor Komando Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250302_Jembatan-Mahakam-Kota-Samarinda-2.jpg)