Kamis, 9 April 2026

Berita Penajam Terkini

Jelang Idulfitri, Harga Daging Sapi di PPU Rp70 Ribu Hingga Rp150 Ribu Per Kilogram

Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dilaporkan masih stabil di kisaran yang bervariasi

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUN KALTIM/Nita Rahayu
STOK AMAN - Pedagang daging sapi di Pasar Induk Nenang saat melayani pembeli, Jumat (13/3/2026). Saat ini harga daging sapi di PPU masih bertahan di kisaran Rp70 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram tergantung kualitas, dengan tingkat permintaan yang diprediksi baru akan memuncak pada H-3 Lebaran. (TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM – Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dilaporkan masih stabil di kisaran yang bervariasi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Perbedaan harga tersebut bergantung pada jenis dan kualitas daging yang ditawarkan kepada konsumen.

Hingga sepekan menjelang Lebaran, harga daging sapi di pasaran terpantau berada di rentang Rp70 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram.

Kepala Dinas KUKM Perindag PPU, Margono Hadi Sutanto, menyatakan bahwa meskipun permintaan biasanya melonjak mendekati hari raya, hingga saat ini kondisi di lapangan maupun di Rumah Potong Hewan (RPH) masih relatif normal.

"Harga daging sapi sekarang berkisar Rp70 ribu sampai Rp150 ribu tergantung jenisnya. Sejauh ini pasokan dan harga masih dalam kondisi aman," ujar Margono, Jumat (13/3/2026).

Baca juga: Warga Balikpapan Berburu Daging Sapi di Lapak Feis999, Laris Manis untuk Sahur

Menariknya, pada periode Lebaran tahun ini, masyarakat PPU mulai menjumpai pedagang yang menjual daging segar langsung dari kendaraan di pinggir jalan.

Pemerintah daerah menyambut baik fenomena ini karena dianggap dapat menambah opsi pasokan bagi masyarakat.

“Kalau ada mobil yang jual daging di pinggir jalan malah bagus, berarti pilihan pasokan untuk masyarakat bertambah banyak,” tambahnya.

Margono juga menjelaskan bahwa saat ini ketersediaan daging lebih banyak bergantung pada hasil peternak lokal dan distribusi dari luar daerah, mengingat lembaga cadangan pangan tidak lagi menyimpan stok daging dalam jumlah besar seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Kaltim Masih Impor 70 Persen Daging Sapi, Ketua DPRD Minta Segera Mandiri

Dinas KUKM Perindag berkomitmen untuk terus memantau jalur distribusi guna memastikan ketersediaan daging sapi tetap mencukupi kebutuhan masyarakat hingga hari kemenangan tiba. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved