Selasa, 14 April 2026

Berita Kutim Terkini

Jago Merah Lahap Satu Unit Rumah dan Mobil di Panorama Swarga Bara Kutim

Api yang berkobar cepat tersebut tidak hanya menghanguskan struktur bangunan, tetapi juga melahap satu unit mobil yang terparkir di area tersebut

Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Samir Paturusi
TRIBUN KALTIM/Disdamkartan Kutim
KEBAKARAN -  Kebakaran di Panorama, Perumahan PT KPC, Swarga Bara, Kutim Selasa (17/3/2026).Api yang berkobar cepat tersebut tidak hanya menghanguskan struktur bangunan, tetapi juga melahap satu unit mobil yang terparkir di area tersebut (HO/Disdamkartan Kutim) 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Insiden kebakaran melanda sebuah bangunan rumah di kawasan perumahan PT KPC, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, pada Selasa (17/3/2026) pagi. 

Api yang berkobar cepat tersebut tidak hanya menghanguskan struktur bangunan, tetapi juga melahap satu unit mobil yang terparkir di area tersebut.

Laporan kebakaran diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Timur sekitar pukul 07.30 Wita. 

Menanggapi laporan darurat tersebut, petugas bergerak cepat dan berhasil mencapai lokasi kejadian dalam waktu kurang lebih 12 menit guna melakukan pemadaman.

Di lapangan, dua unit armada pemadam Disdamkartan Kutim dikerahkan dan mendapat bantuan suplai air dari unit tangki berkapasitas besar milik PT KPC. 

Baca juga: Kebakaran di Kampung Tiong Bu’u Mahulu, 6 Rumah dan 1 TK Hangus, Kerugian Capai Rp 2 Miliar

Kerja sama lintas sektor ini berhasil melokalisir api sehingga kebakaran tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya, mengingat area tersebut merupakan kawasan pemukiman.

"Saya belum tahu persis penyebabnya, yang jelas kita datang api sudah besar, korbannya satu rumah dan satu mobil," ujar Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkartan Kutim, Sugio, Selasa (17/3/2026)

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemadam kebakaran belum bisa memastikan penyebab pasti munculnya api. 

Tim di lapangan baru akan melakukan investigasi dan mencari informasi mendalam setelah proses pendinginan selesai dilakukan secara menyeluruh.

Berdasarkan pengamatan di lokasi, rumah yang terbakar diduga dalam kondisi kosong saat kejadian berlangsung. 

Dugaan ini diperkuat dengan fakta bahwa satu unit mobil yang berada di lokasi tidak sempat dievakuasi oleh penghuni rumah hingga akhirnya hangus terbakar.

"Kondisinya yang jelas kalau sampai mobil itu tidak bisa diselamatkan biasanya kosong. Tapi secara laporan resminya kami belum dapatkan data penghuni," lanjutnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam musibah ini. 

Fokus utama petugas saat itu adalah memastikan titik api benar-benar padam total agar tidak muncul kobaran api susulan di tengah cuaca yang cukup terik.

Pihak Disdamkartan Kutim juga mengapresiasi kesiapsiagaan tim pemadam internal perusahaan yang turut membantu proses pemadaman. 

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Pujasera Guntung Bontang Utara, Satu Mobil Ikut Terbakar

Koordinasi yang cepat dinilai menjadi faktor kunci sehingga api tidak menyebar luas ke rumah-rumah lainnya.

"Apalagi di Kutai Timur ini kebanyakan rumah semi permanen dari kayu, itu riskan terhadap kebakaran. Perlu sekali kewaspadaan terhadap api," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved