Berita Kaltim Terkini
POPULER KALTIM: Gerakan Pangan Murah Digelar Serentak dan Penimbun Akan Ditindak Tegas
Berita populer Kaltim 24 jam terakhir: Gerakan Pangan Murah serentak digelar dan penimbun akan ditindak tegas, Rabu (18/3/2026).
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Rita Noor Shobah
Ringkasan Berita:
- Polisi pantau distribusi pangan di Kaltim, penimbun akan ditindak tegas.
- Tekan harga di bawah HET, Gerakan Pangan Murah serentak digelar pada 10 kabupaten kota di Kaltim
- Penataan batas desa PPU mendesak demi kelancaran administrasi IKN.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Beberapa artikel mengenai peristiwa atau informasi terkini di kota dan kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur menjadi berita populer dalam 24 jam terakhir hingga hari ini, Rabu (18/3/2026).
Berikut tiga berita paling populer di Kalimantan Timur:
1. Polisi Pantau Distribusi Pangan di Kaltim, Penimbun akan Ditindak Tegas
Menjelang peringatan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas SABER) Polda Kalimantan Timur memperketat pengawasan terhadap ketersediaan bahan pokok di Benua Etam.
Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas pasokan dan mencegah praktik nakal yang merugikan masyarakat.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim, Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas, menegaskan bahwa hingga saat ini kondisi distribusi pangan di Kaltim masih terpantau aman dan terkendali.
Baca juga: POPULER KALTIM: Harga Tiket Pesawat Mahal hingga Viral Momen Langka Orca Mangsa Hiu di Maratua
Dia bilang, fokus utama Satgas saat ini adalah memantau pergerakan harga dan stok beras SPHP, disusul dengan minyak goreng, khususnya merek Minyakita, serta kebutuhan prioritas lainnya.
Selain bahan pokok tersebut, Satgas juga memberikan atensi terhadap ketersediaan protein hewani.
"Sekarang lebih kepada ayam atau unggas itu ada beberapa yang kita dapat support itu yang dari sudah bekerjasama itu kita awasin pendistribusiannya," ujar Bambang saat menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah di halaman kantor Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kalimantan Timur. Selasa (17/3/2026).
Bambang menjelaskan, pengawasan ini bertujuan agar komoditas penting, terutama yang mendapat subsidi seperti beras SPHP dan Minyakita, benar-benar sampai ke tangan masyarakat dengan harga yang tepat.
Satgas Pangan bersama Bapanas RI dijadwalkan akan terus melakukan pemantauan intensif di lapangan hingga H-1 lebaran.
Sejauh ini, kata dia, hasil pantauan menunjukkan belum ada indikasi penumpukan barang secara ilegal oleh oknum distributor maupun pedagang.
Meski kondisi tergolong kondusif, pihak kepolisian tetap menyiagakan personel untuk mengawal dua momentum hari raya besar tersebut.
"Sampai saat ini alhamdulillah tidak ditemukan adanya penimbunan, tetapi kami dari Satgas itu akan melakukan pengawasan terus sampai dengan pelaksanaan, ada dua ya, hari raya, pertama hari raya," ungkapnya.
Meski kondisi saat ini terpantau aman, Bambang mewanti-wanti seluruh pihak agar tidak mencoba bermain dengan stok pangan.
| KONI Kaltim Tunjuk Plh Ketua KONI Kubar, Musorkab Digelar 11 Mei |
|
|---|
| 4 Daerah dengan Jumlah Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta Paling Sedikit di Kaltim 2026 |
|
|---|
| 5 Daerah dengan Jumlah Kursi DPRD Terbanyak di Kalimantan Timur 2024–2029 |
|
|---|
| PLN Kaltim Kaltara Pastikan Tarif Listrik Triwulan II 2026 tak Naik, Warga Diminta Waspada Hoaks |
|
|---|
| POPULER KALTIM: Ratusan Rumah di Batu Ampar Balikpapan Terancam Digusur, Inflasi Kukar Terjaga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/2026031_Polda-Kalimantan-Timur-2026.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260317_Gerakan-Pangan-Murah-di-Balikpapan-diserbu-warga-jelang-Lebaran-2026.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251231_Warga-luar-Kaltim-mengaku-kagum-saat-melihat-dari-dekat-wujud-pembangunan-IKN.jpg)