Selasa, 5 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

DPRD Kaltim Soroti Pergantian Dirut Bankaltimtara, Minta Penjelasan Gubernur

Pergantian Dirut Bankaltimtara menuai sorotan DPRD Kaltim, Komisi II akan meminta penjelasan langsung ke gubernur

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN KALTIM/Mohammad Fairoussaniy
PERGANTIAN DIRUT - Komisi II DPRD Kaltimm Sabaruddin Panrecalle. Dua nama dinyatakan lulus oleh OJK sebagai calon dirut Bankaltimtara Romy Wijayanto dan Amri Mauraga dalam RUPS Bankaltimtara Tahun Buku 2025 sendiri berlangsung di Harum Resort Balikpapan, pada tanggal Kamis 5 Maret 2026. (TribunKaltim.co./Mohammad Fairoussaniy) 

Ringkasan Berita:
  • DPRD Kaltim akan meminta penjelasan gubernur soal pergantian Dirut Bankaltimtara.
  • Komisi II menekankan pentingnya transparansi dan tata kelola perusahaan.
  • Dua kandidat dirut baru disebut telah lolos uji kelayakan OJK.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pergantian Dirut Bankaltimtara 2026 menjadi perhatian DPRD Kaltim karena dinilai menyangkut stabilitas dan keberlanjutan bisnis bank daerah.

Pergantian pucuk pimpinan di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bumi Etam, PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara), memantik atensi serius dari kalangan legislatif.

Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berencana akan bertanya langsung kepada Gubernur Kaltim terkait keputusan penggantian Direktur Utama (Dirut) Bankaltimtara.

Langkah ini diambil guna memastikan transparansi dan alasan di balik perombakan pucuk pimpinan di lembaga perbankan daerah tersebut.

DPRD Minta Penjelasan Gubernur

Kabar pergantian Dirut Bankaltimtara diakui cukup mengejutkan.

Baca juga: Jalur Kota Bangun-Muara Muntai Kini Mantap, BBPJN Kaltim Siagakan Alat Berat dan Pantau Lewat CCTV

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, menyebut pihaknya perlu mendapatkan penjelasan mendalam terkait latar belakang kebijakan tersebut.

"Kami di Komisi II tentu akan menanyakan langsung kepada Pak Gubernur terkait alasan mendasar penggantian Dirut Bankaltimtara ini," ungkapnya, Rabu (18/3/2026).

Komisi II yang membidangi sektor keuangan dan perbankan berharap setiap kebijakan tetap mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Sejauh ini, Bankaltimtara memiliki peran vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Karena itu, perubahan struktur direksi tidak hanya dipandang sebagai keputusan administratif, tetapi juga menyangkut keberlanjutan bisnis dan kepercayaan publik.

Baca juga: Kasus Campak Mulai Muncul di Kaltim, Dinkes Paser Ingatkan Pola Hidup Sehat

“Saya dan teman-teman tidak menemukan hal yang aneh di direksi, termasuk dirut. Informasi pergantian ini justru kami ketahui dari media,” ujarnya.

Sabaruddin menegaskan bahwa siapa pun yang nantinya menjabat sebagai Dirut Bankaltimtara harus mampu menjawab tantangan besar.

Salah satunya adalah memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta memastikan efektivitas penyertaan modal daerah.

Hal ini penting untuk menjaga kontribusi bank daerah terhadap pembangunan ekonomi di wilayah Kaltim dan Kaltara.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved