Minggu, 7 Juni 2026

Mudik Lebaran

Arus Lalu-lintas Samarinda Meningkat, Arena Jembatan Mahkota 2 dan Big Mall jadi Titik Kepadatan

Memasuki masa arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 volume kendaraan di sejumlah titik

Tayang:
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIRUS
ARUS BALIK LEBARAN - Jalan Poros utama menuju Kota Samarinda dan Balikpapan, tepatnya di Loa Janan Kukar, Kalimantan Timur, terpantau ramai lancar pada Sabtu (28/3/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Memasuki masa arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 volume kendaraan di sejumlah titik terutama di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Samarinda terpantau mengalami peningkatan signifikan dalam dua hari terakhir. 

Kondisi ini memicu antrean panjang di beberapa ruas jalan protokol serta jalur penghubung antar-kota.

Kota Tepian memang menjadi penghubung antar daerah di Kaltim, misalnya yang akan menuju ke wilayah utara atau selatan Kaltim.

Meski terjadi penumpukan kendaraan, pihak kepolisian menegaskan bahwa situasi di lapangan bukanlah kemacetan total, melainkan antrian akibat lonjakan mobilitas masyarakat. 

Baca juga: BBPJN Kaltim Pasang 120 CCTV Semasa Arus Mudik Lebaran 2026 untuk Pantau Secara Real-Time

Salah satu titik yang menjadi perhatian utama petugas adalah kawasan Jembatan Mahkota 2 ran Big Mall.

Kasatlantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo Fuad, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema khusus untuk mengurai kepadatan tersebut.

"Rekayasa situasional akan kami lakukan apabila terjadi kepadatan arus. Kami memprioritaskan arus lintas yang padat, misalnya dari arah Samarinda menuju luar kota. Jika terpantau padat, maka itu yang didahulukan," ujar Kompol La Ode di Samarinda, Sabtu (28/3/2026).

Guna menjaga aliran kendaraan tetap bergerak meski dalam kecepatan terbatas, sistem buka-tutup jalur secara fleksibel mulai diterapkan di titik-titik krusial.

Untuk memastikan kelancaran lalu-lintas selama periode ini, sebanyak 50 personel gabungan dari Satlantas Polresta Samarinda dan jajaran Polsek setempat diterjunkan langsung ke lapangan.

Baca juga: Polres Berau Buka Layanan Titip Kendaraan Gratis untuk Mudik Lebaran 2026

Selain jalur keluar kota, kepadatan juga terdeteksi di beberapa area publik yang menjadi magnet warga selama libur Lebaran.
 
Kawasan Big Mall misalnya, tingginya minat masyarakat berkunjung ke pusat perbelanjaan membuat kepadatan di sekitar Jalan Slamet Riyadi dan Untung Suropati, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda.

“Ada juga peningkatan aktivitas di sekitar area pendidikan. Serta jalur penghubung, yakni alur-jalur strategis yang menghubungkan Samarinda dengan daerah sekitarnya,” terang La Ode Prasetyo Fuad.

Angka Kecelakaan Stabil

Di tengah lonjakan volume kendaraan, kabar baik datang dari data Operasi Ketupat 2026 di Samarinda.

Hingga saat ini, angka kecelakaan lalu-lintas tercatat relatif stabil dibanding tahun sebelumnya.

"Tercatat sebanyak 4 kejadian, angka yang hampir sama dengan periode Lebaran tahun lalu," ungkap pihak kepolisian.

La Ode Prasetyo Fuad juga mengimbau para pengguna jalan untuk tetap disiplin dan mengutamakan keselamatan.

"Pengendara diminta segera beristirahat jika merasa lelah demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan arus balik,” tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved