Jumat, 5 Juni 2026

Berita Kukar Terkini

DiskopUKM Kukar Evaluasi Kinerja, Fokus Pembinaan Koperasi 2026

Diskop-UKM Kukar mengevaluasi kinerja triwulan pertama dan mulai memfokuskan program 2026.

Tayang:
HO/PEMKAB KUKAR
EVALUASI KINERJA - Silaturahmi dan halal bihalal bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) DiskopUKM Kukar, yang digelar di Ruang Smesco 2, Selasa (31/3/2026). Diskop-UKM Kukar mengevaluasi kinerja triwulan pertama dan mulai memfokuskan program 2026 pada pembinaan koperasi. (HO/PEMKAB KUKAR) 

Ringkasan Berita:
  • Evaluasi triwulan I jadi dasar penajaman program koperasi dan UMKM.
  • Pembinaan RAT koperasi diprioritaskan sebagai indikator kontribusi ekonomi.
  • Keterbatasan anggaran disiasati dengan pemantauan melalui petugas kecamatan.

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Dinas Koperasi dan UKM (DiskopUKM) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai memfokuskan langkah strategis pada pembinaan koperasi di tahun 2026.

Hal ini dilakukan usai evaluasi kinerja triwulan pertama. 

Agenda ini menjadi momentum penting untuk mengukur capaian sekaligus merumuskan arah program lanjutan, khususnya dalam penguatan sektor koperasi dan UMKM.

Evaluasi tersebut dirangkai dalam rapat yang juga diisi dengan silaturahmi dan halal bihalal bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) DiskopUKM Kukar, yang digelar di Ruang Smesco 2, Selasa (31/3/2026).

Baca juga: DiskopUKM Kukar Pastikan UMKM Tetap Kebagian Tempat di Festival Erau 2025

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DiskopUKM Kukar, Muhammad Reza, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa pelaksanaan program selama triwulan pertama telah berjalan dengan melibatkan berbagai elemen pendukung, tidak hanya ASN struktural.

Ia menyebutkan, DiskopUKM Kukar juga diperkuat oleh tenaga tambahan seperti Project Management Officer (PMO), tenaga ahli UMKM, hingga business assistant yang ditempatkan di sejumlah kecamatan dengan dukungan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

"Fokus utama program pada awal tahun ini adalah peningkatan kapasitas koperasi melalui pelatihan, baik untuk model konvensional maupun koperasi modern," kata Reza.

Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan usaha kepada pelaku UMKM di beberapa wilayah strategis.

Baca juga: Kepala DiskopUKM Kukar Sebut Koperasi Merah Putih dan BUMDes Harus Jalan Seiring Bukan Bertabrakan

Adapun wilayah yang menjadi sasaran program tersebut di antaranya Tenggarong Seberang, Samboja, dan kawasan sekitarnya, yang dinilai memiliki potensi pengembangan usaha mikro dan koperasi yang cukup besar.

Memasuki triwulan berikutnya, DiskopUKM Kukar akan mengarahkan perhatian pada pembinaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi.

Kegiatan ini dinilai krusial karena menjadi salah satu indikator utama dalam mengukur kinerja koperasi, sekaligus kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.

Dalam penjelasannya, Reza menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan RAT tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga mencerminkan kesehatan dan keberlanjutan koperasi di daerah.

Baca juga: Plt Kepala DiskopUKM Kukar Sebut Peran Petani dan Nelayan Sangat Besar

Namun demikian, ia juga mengakui adanya sejumlah kendala dalam pelaksanaan program di lapangan, terutama terkait keterbatasan anggaran perjalanan dinas yang berdampak pada mobilitas tim pembina.

Sebagai solusi, DiskopUKM Kukar melakukan penyesuaian strategi dengan memaksimalkan peran petugas administrasi di tingkat kecamatan untuk membantu pemantauan pelaksanaan RAT koperasi secara lebih efisien.

Langkah ini diharapkan tetap mampu menjaga kualitas pengawasan dan pembinaan, meskipun di tengah keterbatasan anggaran operasional.

Melalui evaluasi ini, DiskopUKM Kukar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan koperasi dan UMKM sebagai salah satu pilar penting penguatan ekonomi daerah.

Sekaligus memastikan program yang dijalankan lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved