Berita Balikpapan Terkini
Penjualan Motor Honda di Kaltim Tembus 5 Ribu Unit Selama Ramadhan 2026
Penjualan sepeda motor Honda di wilayah Kalimantan Timur menunjukkan tren positif selama periode ramadan hingga lebaran tahun 2026
Penulis: Ardiana | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Penjualan sepeda motor Honda di wilayah Kalimantan Timur menunjukkan tren positif selama periode ramadan hingga lebaran tahun 2026.
Tak ayal, momen mudik dan kebutuhan mobilitas masyarakat menjadi faktor utama yang mendorong lonjakan pembelian, terutama menjelang hari raya.
Marketing Supervisor Astra Motor Kaltim 1, Dios mengatakan, periode Lebaran memang selalu menjadi musim puncak bagi penjualan motor.
Bagaimana tidak, lonjakan signifikan terjadi sejak awal Maret 2026, seiring dengan posisi lebaran yang jatuh di bulan tersebut.
Ia membeberkan, selama Maret 2026, penjualan motor Honda di wilayah Astra Motor Kaltim 1 tercatat mencapai sekitar 4.000 hingga 5.000 unit.
Baca juga: Astra Motor Kaltim 1 Berikan Bimbingan Dasar dan Tata Tertib kepada Siswa SMK Muhammadiyah Long Ikis
Bahkan, pada masa mendekati Lebaran, penjualan harian mampu menembus angka 200 unit lebih. Rekor tertinggi terjadi pada H-2 Lebaran dengan total penjualan mencapai 280 unit dalam satu hari.
"Puncaknya benar-benar terasa di H-2 lebaran, penjualan harian bisa melonjak drastis," ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Sementara itu, kata dia, skuter metik masih menjadi primadona masyarakat, termasuk seri Honda Beat dan Scoopy yang mendominasi penjualan, dengan karakteristik yang irit, praktis, dan cocok untuk kebutuhan harian maupun perjalanan mudik.
"Untuk model, yang paling banyak tetap BeAT series. Selain itu Scoopy juga masih jadi favorit. Hampir semua tipe laku, tapi dua itu yang paling dominan," ungkapnya.
Dari metode pembayaran, pembelian secara tunai masih mendominasi dengan komposisi sekitar 60 persen, sementara sisanya melalui kredit. Hal ini menunjukkan daya beli masyarakat yang masih cukup kuat menjelang Lebaran.
Meski begitu, .emasuki periode pasca-Lebaran, tren penjualan kembali melandai.
Hal ini dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat yang kembali normal setelah mudik, serta operasional dealer yang sempat terbatas selama libur panjang.
Selain itu, Astra Motor Kaltim 1 juga mencatat adanya peningkatan minat pada program tukar tambah (trade-in). Sebab, hingga saat ini, tercatat lebih dari 20 konsumen telah memanfaatkan program tersebut.
"Setelah Lebaran biasanya memang landai. Orang-orang juga baru mulai aktivitas lagi, jadi traffic ke dealer belum terlalu ramai. Untuk trade in, baru 20 konsumen. Jumlahnya diperkirakan bakal terus bertambah seiring ekspansi program ke beberapa daerah lain," jelasnya.
Untuk diketahui, Astra Motor Kaltim 1 sukses menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama rekan media sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi.
| Balikpapan Kekurangan 600 Guru, Pemkot Rekrut Guru Melalui PJLP dan Ajukan 100 Formasi Jalur ASN |
|
|---|
| Lari di Usia Pralansia ala Wanita Balikpapan, Napas Bisa Panjang hingga jadi Ladang Prestasi |
|
|---|
| Polsek Balikpapan Barat Ungkap Kasus Pencurian Motor, Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti |
|
|---|
| 7 Fakta Home Industry Sabu di Balikpapan, Beroperasi Setahun hingga Diduga Terhubung Malaysia |
|
|---|
| DJP Kaltimtara Blokir 322 Rekening Penunggak Pajak, Nilai Tunggakan Capai Rp 710 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260404-motor-honda.jpg)