Kamis, 9 April 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Tak Penuhi Standar IPAL, 74 SPPG di Kaltim Dihentikan Sementara, Loa Duri Ilir Terdampak

Puluhan dapur MBG di Kalimantan Timur dihentikan sementara karena belum memenuhi standar pengelolaan limbah.

TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FARIKHIN
DITUTUP SEMENTARA - Yayasan Fimizoe Muhammad Zulkifli, salah satu Sppg di Loa Duri Ilir, yang saat ini telah ditutup sementara operasional berdasarkan surat bernomor 1204/D.TWS/3/2026 yang diterbitkan Badan Gizi Nasional pada Selasa (31/3/2026), karena tidak memenuhi syarat dan ketentuan. (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FARIKHIN) 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 74 SPPG di Kalimantan Timur, termasuk 6 di Kutai Kartanegara, dihentikan sementara karena belum memenuhi standar IPAL.
  • Penghentian ini dilakukan untuk menjaga mutu gizi, keamanan pangan, dan kualitas pelayanan program Makan Bergizi Gratis.
  • Pengelola SPPG diimbau memperbaiki fasilitas agar segera memenuhi standar BGN dan program MBG bisa berjalan normal kembali.

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG — Sebanyak 74 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Kalimantan Timur dihentikan sementara operasionalnya.

Dari jumlah tersebut, enam unit berada di wilayah Kutai Kartanegara.

Kebijakan ini tertuang dalam surat bernomor 1204/D.TWS/3/2026 yang diterbitkan Badan Gizi Nasional pada Selasa (31/3/2026).

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa sejumlah SPPG belum memenuhi standar instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) yang dipersyaratkan.

Baca juga: 6 Fakta Penutupan 74 Dapur MBG di Kaltim, Dampak ke Siswa hingga Dana Dihentikan

Selain persoalan teknis, keputusan ini juga merujuk pada laporan koordinator BGN regional Kalimantan Timur tertanggal 31 Maret 2026 yang mengungkap masih adanya fasilitas SPPG yang belum sesuai ketentuan.

Penghentian sementara ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah risiko yang dapat memengaruhi kualitas produksi, mutu gizi, serta keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Salah satu SPPG yang terdampak berada di kawasan Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan.

SPPG tersebut dikelola oleh Yayasan Fimizoe Muhammad Zulkifli.

Baca juga: 74 Dapur MBG Kaltim Dihentikan Sementara, Pengamat: Seharusnya Tak Lolos Izin

Dari pantauan TribunKaltim.co di lokasi, aktivitas dapur MBG tampak berhenti, dengan kondisi pos pelayanan tertutup tanpa adanya kegiatan memasak.

Berdasarkan data yang dihimpun, SPPG Loa Duri Ilir melayani ribuan siswa dari berbagai jenjang pendidikan, yakni 254 siswa TK, 1.496 siswa SD, 963 siswa SMP, dan 28 siswa SMK.

Melalui akun resminya di Instagram, pihak pengelola mengumumkan penghentian operasional tersebut.

“Diberhentikan sementara hingga pemberitahuan lebih lanjut,” tulis pengelola dalam unggahan tersebut.

Baca juga: 18 Dapur MBG Balikpapan Dihentikan Sementara, Orang Tua Siswa Beri Respons Beragam

Pengelola juga menjelaskan bahwa penghentian ini merupakan bagian dari proses evaluasi dan peningkatan fasilitas sesuai ketentuan terbaru dari BGN.

“Karena adanya tinjauan ulang dari BGN, kami berusaha meningkatkan fasilitas yang ada agar dapat memberikan pelayanan terbaik. Selama operasional, kami tetap dipantau, dan saat ini ada beberapa hal yang perlu ditambah dan diperbaiki,” tulisnya.

Dengan penghentian sementara ini, diharapkan seluruh SPPG dapat segera memenuhi standar yang ditetapkan.

Sehingga program MBG dapat kembali berjalan optimal dan aman bagi para penerima manfaat. (TribunKaltim.co/Muhammad Farikhin)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved