Jumat, 8 Mei 2026

Berita Kukar Terkini

Warga Loa Kulu di Kukar Mengeluh Jalan Rusak dan Drainase Buruk, BBPJN Kaltim Bertindak

Langkah konkret diambil Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.5 BBPJN Kaltim dengan turun langsung ke lapangan

Tayang:
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
HO/BBPJN Kaltim
JALAN KUKAR RUSAK - BBPJN Kaltim melalui PPK 1.5 , akan segera menangani ruas jalan nasional Loa Kulu Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur yang sempat dikeluhkan warga. (HO/BBPJN Kaltim) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur atau BBPJN Kaltim akhirnya memberikan kepastian terkait perbaikan jalan nasional di Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur.

Langkah konkret diambil Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.5 BBPJN Kaltim dengan turun langsung ke lapangan. 

Menanggapi keluhan warga yang sempat viral di media sosial tersebut, pihak BBPJN tak sekadar meninjau, tetapi juga menggelar diskusi hangat bersama Kepala Desa Loa Kulu dan perwakilan warga setempat guna mencari solusi permanen.

Koordinator Pengawas PPK 1.5, Randy menegaskan dalam pertemuan tersebut, terungkap fakta bahwa kerusakan jalan yang terjadi berulang kali bukan hanya soal beban kendaraan. 

Baca juga: BBPJN Kaltim Kebut Infrastruktur di Kawasan Vital Balikpapan, Fokus Dua Titik Utama

“Masalah utama ternyata terletak pada sistem manajemen air yang buruk,” sebutnya, Kamis (9/2/2026) di Samarinda, Kalimantan Timur.

Lebih lanjut saat hujan deras mengguyur, air kerap meluap dan menggenangi badan jalan karena tidak adanya saluran pembuangan yang mumpuni. 

“Hal inilah yang memicu aspal cepat mengelupas dan menciptakan lubang yang membahayakan pengendara,” imbuhnya.

Sebagai langkah awal, BBPJN Kaltim akan memprioritaskan pembangunan drainase terlebih dahulu. 

Setelah urusan air beres, barulah perbaikan badan jalan dilakukan.

Saat ini, pihak PPK 1.5 tengah mengkaji dua alternatif konstruksi yang akan diterapkan di lokasi tersebut.

Pertama overlay, pelapisan ulang menggunakan aspal. Atau kedua, penerapan perkerasan kaku penggunaan semen atau beton rigid agar jalan lebih tahan lama.

Randy menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin menunda-nunda penanganan ini. 

Jika tidak ada aral melintang, alat berat akan segera dikerahkan ke lokasi dalam waktu dekat.

Ia juga memastikan, seperti yang diharapkan warga, bahwa proyek ini tidak sekadar tambal sulam.

Baca juga: Jalan Poros Nasional Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Loa Kulu Kukar Gotong Royong Tambal Jalan Rusak

Melainkan menjadi solusi jangka panjang bagi mobilitas masyarakat yang selama ini terganggu oleh kondisi jalan rusak.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved