Rabu, 15 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Terungkap Profesi dan Identitas Mayat di Belakang GOR Unmul Samarinda, Ada Honda CBR 150 di TKP

Pria bernama Suroto ditemukan meninggal di belakang GOR Unmul Samarinda. Polisi temukan motor CBR 150 dan obat-obatan di lokasi.

TRIBUNKALTIM.CO/Gregorius Agung Salmon
PENEMUAN MAYAT SAMARINDA - Penemuan jasad pria bernama Suroto (61) asal Surabaya di kawasan belakang GOR 27 September Universitas Mulawarman (Unmul), dekat Jembatan Gelatik, Kecamatan Samarinda Utara, Selasa (14/4/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON) 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pria bernama Suroto (61) ditemukan meninggal dunia di belakang GOR Unmul Samarinda pada 14 April 2026.
  • Di lokasi ditemukan sepeda motor Honda CBR 150 yang diduga milik korban serta obat-obatan di sekitar jasad. 
  • Polisi tidak menemukan tanda kekerasan dan masih menyelidiki penyebab pasti kematian.

TRIBUNKALTIM.CO - Suasana di kawasan belakang GOR 27 September Universitas Mulawarman (Unmul), tepatnya di dekat Jembatan Gelatik, Kecamatan Samarinda Utara, mendadak gempar pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 13.10 WITA.

Jalur yang biasanya tenang dan kerap dilalui mahasiswa tersebut tiba-tiba ramai oleh warga, disertai kedatangan ambulans ke lokasi.

Keriuhan itu dipicu oleh penemuan sesosok mayat laki-laki yang tergeletak tak bernyawa di sebuah pondok kecil di bawah pohon.

Korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas papan pondok, mengenakan kaos putih polos dan celana kain hitam.

Baca juga: Temuan Mayat di Barbershop Banjarbaru Terungkap, Bukan Karena Pembunuhan

Motor di Lokasi Jadi Petunjuk

Di sekitar lokasi penemuan, terdapat satu unit sepeda motor Honda CBR 150 yang terparkir sekitar 10 meter dari posisi korban.

Keberadaan kendaraan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban datang sendiri ke lokasi sebelum ditemukan meninggal dunia.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari Pamata, Inafis Polresta Samarinda, PMI, serta relawan langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses evakuasi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan cepat sekaligus menjaga keutuhan bukti di lokasi kejadian.

Identitas Korban Terungkap

Pamata 1 Polresta Samarinda, Ipda Mat Bahri, mengonfirmasi bahwa korban bernama Suroto (61), seorang montir bengkel.

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Setelah kami lakukan identifikasi bersama tim relawan dan Inafis, ternyata tidak ada unsur kekerasan. Namun demikian, kami tetap akan melakukan proses penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” ujar Ipda Mat Bahri.

Ditemukan Obat-obatan di Sekitar Korban

Di sekitar jasad korban, petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan yang diduga berkaitan dengan penyakit yang diderita korban.

Diketahui, Suroto merupakan perantau asal Surabaya, Jawa Timur, yang tinggal seorang diri di Samarinda tanpa sanak keluarga.

“Korban berada di sini (pondok) untuk bersantai bersama dua rekannya. Memang ini tempat nongkrong korban apabila sedang tidak ada aktivitas pekerjaan,” lanjutnya.

Baca juga: Penemuan Mayat di Palaran Samarinda Terungkap, Pria 80 Tahun Dibekuk

Jasad Dievakuasi ke RSUD AWS

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jasad korban dievakuasi oleh tim relawan dan PMI ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda.

Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan guna memastikan penyebab kematian secara medis.

Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus berjalan demi memberikan kepastian kepada publik sekaligus menghormati hak korban.

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved