Berita Kutim Terkini
Ada 7 Titik Panas di Bengalon, Waspada Potensi Karhutla, BPBD Kutim Terus Pantau Seluruh Kecamatan
Ada 7 titik Panas di Bengalon, BPBD Kutim terus waspada potensi karhutla dengan memantau seluruh kecamatan melalui camat dan relawan
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Amalia Husnul A
Ringkasan Berita:
- Situasi 18 kecamatan di Kutim terpantau aman.
- Cuaca daratan umumnya berawan, hujan ringan diprediksi di Muara Wahau.
- Perairan laut hujan ringan, gelombang rendah, puncak pasang 17.30 Wita.
- Ditemukan 7 titik panas kategori sedang di Bengalon.
- BPBD aktif pantau karhutla, hingga kini nihil bencana besar.
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) merilis laporan terbaru terkait kondisi cuaca dan situasi kebencanaan di wilayahnya, Kamis (16/4/2026).
Hingga pukul 14.44 Wita, kondisi di 18 kecamatan di Kabupaten Kutim secara umum terpantau aman dan kondusif.
Meski demikian, terdapat sejumlah catatan penting, terutama terkait kemunculan titik panas (hotspot) di Kabupaten Kutim.
Dalam laporan resminya, Kepala Pelaksana BPBD Kutai Timur, Sulastin menyampaikan bahwa cuaca di ibu kota kabupaten, Sangatta, berada dalam kondisi berawan.
Baca juga: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat, BMKG Ingatkan Risiko Kekeringan dan Karhutla
“Suhu udara rata-rata mencapai 29 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan 69 persen. Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan sekitar 6 kilometer per jam,” ujarnya.
Kondisi berawan ini diprakirakan merata di hampir seluruh wilayah Kutai Timur, mencakup 17 kecamatan, mulai dari Sangatta Utara, Sangatta Selatan, hingga wilayah pedalaman seperti Muara Ancalong dan Busang.
Namun demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan akan turun di Kecamatan Muara Wahau, khususnya di Desa Benhes pada sore hari.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di wilayah Muara Wahau yang diprediksi mengalami hujan ringan,” tambah Sulastin.
Selain kondisi cuaca daratan, BPBD juga memantau situasi maritim di perairan Kutai Timur. Saat ini, cuaca di laut dilaporkan mengalami hujan ringan dengan tinggi gelombang relatif rendah, sekitar 0,6 meter.
Arus laut terpantau mengarah ke selatan. Karena itu, para nelayan diminta tetap memperhatikan aspek keselamatan saat melaut.
Adapun berdasarkan data Fishing Points, puncak pasang air laut tertinggi diperkirakan terjadi pada pukul 17.30 Wita dengan ketinggian mencapai 2,09 meter.
Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi masyarakat pesisir agar mengantisipasi potensi kenaikan debit air laut menjelang malam hari.
7 Titik Panas Muncul di Bengalon
Di sisi lain, berdasarkan data Sipongi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), terdeteksi tujuh titik panas dengan tingkat kepercayaan kategori sedang.
“Seluruh hotspot tersebut berada di Kecamatan Bengalon,” jelasnya.
| Indeks Perkembangan Harga di Kutim Awal Mei Turun Jadi 1,63 Poin, TPID Gencarkan Pasar Murah |
|
|---|
| Polres Kutim Ancam Sanksi Tegas Penimbun BBM, SPBU Wajib Gunakan Barcode |
|
|---|
| Bus Sekolah Listrik Pertama Hadir di Kutim, Sasar Siswa SMA 2 Sangatta Utara, Cek Rutenya |
|
|---|
| Kabar Gembira bagi Honorer di Kutim, Kadisdikbud Pastikan Tak Ada Pemberhentian Massal 2026 |
|
|---|
| Pataka Jadi Senjata Baru Kutim, Hubungkan Pekerja dan Lowongan dalam Satu Platform |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260417_peta-Sipongi_7-titik-panas-atau-hotspot-d-Bengalon_BPBD-Kutim-waspada-karhutla.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260416_BPBD-Kutim-Pasang-Plang-Karhutla.jpg)