Berita Penajam Terkini
Pembangunan Jembatan Riko Dipercepat, Pemkab PPU Gandeng Pemprov Kaltim
Pemkab PPU percepat pembangunan Jembatan Riko dengan dukungan provinsi dan pusat
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
- Pemkab PPU menggandeng Pemprov Kaltim untuk review teknis Jembatan Riko.
- Proses review ditargetkan selesai sebelum akhir tahun 2026.
- Nilai proyek pembangunan jembatan diperkirakan mencapai hampir Rp1 triliun.
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mempercepat pembangunan Jembatan Riko sebagai akses utama masyarakat di wilayah Penajam Paser Utara.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur tengah mempercepat proses pembangunan Jembatan Riko, yang dinilai krusial sebagai akses utama masyarakat.
Bupati PPU, Mudyat Noor, mengungkapkan keterbatasan anggaran daerah membuat pihaknya harus menggandeng Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk melakukan review teknis jembatan tersebut.
Tahap Review dan Keterbatasan Anggaran
Menurutnya, proses review kini sudah memasuki tahap lelang dan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar sembilan bulan atau sebelum akhir tahun.
Langkah ini menjadi dasar untuk menentukan kelanjutan pembangunan jembatan ke tahap berikutnya.
“Karena kita tidak memiliki dana besar, kita minta bantuan provinsi untuk review Jembatan Riko. Mudah-mudahan sebelum akhir tahun sudah selesai,” ungkapnya, Selasa (28/4/2026).
Baca juga: Bupati Mudyat Noor Beri Dukungan Korban Perundungan di Sekolah Penajam Paser Utara
Mudyat menjelaskan, biaya review mencapai hampir Rp8 miliar.
Proyek Strategis dan Dampak Pembangunan
Meski cukup besar, langkah ini dianggap penting karena Jembatan Riko merupakan urat nadi yang membuka akses antarwilayah, serta mendorong pemerataan pembangunan di PPU.
Selain itu, keberadaan jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Setelah review selesai, hasilnya akan diajukan ke pemerintah pusat, khususnya Kementerian PUPR, untuk mendapatkan dukungan pembangunan lanjutan.
Nilai proyek secara keseluruhan diperkirakan mencapai hampir Rp1 triliun.
“Kalau review selesai, kita dorong ke pusat supaya bisa dibangunkan,” pungkasnya. (*)
| Gegara Pinjam Bola Basket Berakhir Perkelahian, Korban Siswa SMP di PPU Alami Luka Serius di Telinga |
|
|---|
| Pemkab PPU Lanjut Terapkan WFH Setiap Jumat, ASN Pelayanan Tetap Bertugas di Kantor |
|
|---|
| Bupati Mudyat Noor Beri Dukungan Korban Perundungan di Sekolah Penajam Paser Utara |
|
|---|
| Otonomi Daerah di Penajam Paser Utara, Mudyat Noor Klaim Masih Bergantung pada Pusat |
|
|---|
| Propam Polres PPU Sidak Disiplin Anggota, Fokus Administrasi hingga Penampilan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260428_Bupati-PPU-Mudyat-Noor-Jembatan-Riko.jpg)