Sosok
Sosok Juni Sitorus, Bos Baru Pelni Balikpapan, Pernah Hadapi Tantangan Berat di Papua
Dari kerasnya pelayaran hingga minim jaringan di Papua, Juni Sitorus kini dipercaya memimpin Pelni Balikpapan dengan bekal pengalaman panjang.
Penulis: Ardiana | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Juni Sitorus resmi menjabat Kepala Pelni Balikpapan sejak 10 April 2026.
- Punya pengalaman lebih dari 20 tahun, termasuk tantangan berat saat bertugas di Papua.
- Kini beralih ke darat, ia fokus memperkuat layanan pelayaran di Balikpapan.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Pengalaman panjang di dunia pelayaran, termasuk menghadapi keterbatasan transportasi dan komunikasi di Papua, menjadi bekal utama Juni Samsudin Sitorus dalam memimpin PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Balikpapan.
Sejak 10 April 2026, tongkat kepemimpinan Pelni Cabang Balikpapan resmi berada di tangan pria kelahiran 1977 tersebut.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Cabang Pelni Manado-Bitung, Sulawesi Utara.
Bagi Juni Sitorus, dunia perkapalan bukanlah hal baru.
Baca juga: Pelni Balikpapan Catat 20 Kapal Sandar per Bulan di Pelabuhan Semayang, Rute Timur Favorit
Ia telah mengabdikan diri di industri maritim sejak tahun 2000, dengan perjalanan karier yang terbilang panjang dan beragam.
Ia memulai karier sebagai awak kapal dan menghabiskan hampir satu dekade berlayar sebelum akhirnya beralih ke darat pada 2010.
Enam tahun kemudian, ia dipercaya mengemban jabatan kepala cabang untuk pertama kalinya.
"Saya menjadi kepala cabang perdana itu tahun 2016. Waktu itu ditugaskan di PLT Cabang Merauke," ujarnya kepada TribunKaltim.co, Selasa (28/4/2026).
Baca juga: Strategi Pelni Balikpapan Urai Benang Kusut Arus Balik, Atasi Penumpukan Penumpang di Semayang
Dari Merauke, kariernya terus berlanjut ke sejumlah wilayah di Indonesia timur, seperti Bau-Bau hingga Bitung-Manado.
Pengalaman tersebut membuatnya akrab dengan karakteristik pelabuhan di berbagai daerah, mulai dari Papua hingga Sulawesi.
Papua menjadi salah satu wilayah yang paling membekas dalam perjalanan karirnya.
Selain tantangan geografis, keterbatasan konektivitas transportasi menjadi pengalaman tersendiri bagi dirinya.
Baca juga: PELNI Balikpapan Perketat Penjualan Tiket Lebaran 2026, Calo Dilarang Masuk Area Kantor
"Papua itu memang daerah untuk transportasinya kan tidak terlalu banyak kapal yang singgah," ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat berbeda dengan Balikpapan yang memiliki intensitas kunjungan kapal lebih tinggi, seperti KM Lambelu, KM Siguntang, hingga KM Dorolonda yang rutin melayani masyarakat.
Selama berkarier sebagai pelaut, Juni Sitorus juga memiliki pengalaman berharga menyinggahi berbagai pelabuhan di Indonesia, dari Tanjung Priok hingga Jayapura.
| Sosok Ferlita Ananda, Ketua KNPI Perempuan Pertama di Kutai Barat |
|
|---|
| Prajurit Kodam VI/Mulawarman Praka Ibnu Sidik Naik Podium Kemala Run, Kalahkan 11 Ribu Pelari |
|
|---|
| Profil H Syamsi Sarman , Dari Tukang Cuci Piring hingga Pernah Difitnah dan Diancam |
|
|---|
| Sosok Neneng Chamilia Santi, Perjalanan 24 Tahun hingga Jadi Sekda Samarinda |
|
|---|
| Profil Neneng Chamelia Shanti, Dari ASN Teknis Hingga Jadi Sekda Perempuan Pertama di Samarinda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260429_Juni-Sitorus-resmi-menjabat-Kepala-Pelni-Balikpapan-sejak-10-April-2026.jpg)