Kamis, 30 April 2026

Berita Kaltim Terkini

Proyek Rigid Beton Ruas Muara Muntai–Nayan-Blusuh Kubar Terus Dikebut

Upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan nasional dari Kota Samarinda menuju Kabupaten Kutai Barat terus menunjukkan progres positif

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/BBPJN Kaltim
PERBAIKAN JALAN- Upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan nasional dari Kota Samarinda menuju Kabupaten Kutai Barat terus dilakukan BBPJN Kaltim.(HO/ BBPJN Kaltim) 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA – Upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan nasional dari Kota Samarinda menuju Kabupaten Kutai Barat terus menunjukkan progres positif. 

Kontraktor pelaksana, PT Trimurti Perkasa, saat ini tengah memfokuskan pengerjaan pada proyek Preservasi Jalan dan Jembatan ruas Muara Muntai–Nayan–Blusuh.

Lingkup pekerjaan utama dalam proyek ini adalah rekonstruksi jalan dengan metode pengecoran rigid beton Fs 4,5 MPa. 

Penggunaan material beton rigid ini dipilih karena memiliki keunggulan daya tahan yang lebih kuat dibandingkan aspal.

"Dengan beton rigid sebagai struktur utama, diharapkan badan jalan dapat menahan beban kendaraan berat, memiliki masa layan lebih panjang, serta lebih tahan terhadap perubahan cuaca," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.7 BBPJN Provinsi Kaltim, Novi Ari Nugroho, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: BBPJN Kaltim Kebut Proyek Jalan ke IKN, Pile Slab Samboja–Semoi Ditarget Tuntas Juli 2026

Selain itu, biaya pemeliharaan jalan beton dinilai lebih rendah dalam jangka panjang agar hasil pekerjaan sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan BBPJN Kaltim.

Proses konstruksi ini diawasi ketat oleh konsultan pengawas independen.

Di bawah koordinasi PPK 1.7, konsultan bertanggung jawab memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prosedur dan mutu tetap terjaga dengan baik.

Tak hanya soal infrastruktur besar, PPK 1.7 Kaltim juga memberikan perhatian pada pemeliharaan rutin melalui skema swakelola padat karya. 

“Kegiatan ini meliputi pemotongan rumput di bahu jalan, pembersihan drainase, hingga pemeliharaan rutin jembatan” tukasnya.

Baca juga: BBPJN Kaltim Bersihkan Bahu Jalan Loa Janan–Kota Bangun Kukar Sepanjang 80 Km

Menariknya, program ini melibatkan langsung warga sekitar untuk bekerja, selain bertujuan meningkatkan kualitas fasilitas publik.

“Skema padat karya ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat lokal di sepanjang ruas jalan nasional tersebut,” tandas Novi. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved