Berita Balikpapan Terkini
Rekomendasi Daycare Balikpapan, TPA Daycare Harapan Hadirkan CCTV dan Pengasuhan Terintegrasi
Daycare Harapan Balikpapan hadir dengan sistem pengasuhan aman di tengah kekhawatiran publik
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
- Pemkot Balikpapan hadirkan daycare aman dengan sistem pengawasan CCTV.
- Pengasuhan mengedepankan sinkronisasi antara rumah dan daycare.
- Tenaga pendidik profesional dan terdaftar resmi dalam sistem pendidikan.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus-kasus di tempat penitipan anak yang sedang marak di media sosial.
Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan komitmennya menghadirkan layanan daycare yang aman dan terpercaya melalui Taman Penitipan Anak (TPA) Daycare Harapan.
Berada tepat di belakang Kantor BRI Klandasan, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan Kota, Provinsi Kalimantan Timur, Daycare Harapan I ini memiliki CCTV yang bisa diakses oleh semua orang tua.
Tidak sekadar menjadi tempat penitipan, Daycare Harapan mengedepankan sistem pengasuhan yang menitikberatkan pada sinkronisasi pola asuh antara rumah dan daycare.
Pendekatan ini dinilai penting agar anak tetap merasa nyaman dan tidak mengalami perubahan lingkungan yang drastis.
Baca juga: Kapolresta Balikpapan Pastikan May Day 2026 Aman, Buruh dan Mahasiswa Sepakat Kondusif
Sebanyak 35 anak usia tiga bulan hingga enam tahun diasuh oleh tujuh tenaga pendidik profesional di fasilitas tersebut. Dengan rasio pengasuh yang proporsional, anak-anak mendapatkan perhatian lebih personal dalam kesehariannya.
Pendekatan Emosional Anak
Salah satu pengasuh sekaligus pendamping Kepala Sekolah, Suharti, mengatakan pendekatan emosional menjadi kunci utama dalam membangun rasa aman pada anak.
“Anak-anak kami dampingi dengan kasih sayang dan pendekatan yang lebih personal, agar mereka tumbuh mandiri, ceria, dan berakhlak baik,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Suharti menjelaskan, keterlibatan orang tua menjadi bagian penting dalam sistem pengasuhan. Orang tua tetap dilibatkan dalam rutinitas anak, seperti membawakan sarapan dari rumah guna menjaga kesinambungan pola hidup.
Selain itu, berbagai aktivitas dilakukan untuk mendukung tumbuh kembang anak, mulai dari dongeng, bermain sambil belajar, hingga pembentukan karakter.
Baca juga: Berkat Buispot, Kini Agus Bei Sukses Tanam Mangrove di Pantai Balikpapan
Legalitas dan Standar Pengawasan
"Dari sisi keamanan, Daycare Harapan memastikan seluruh anak yang terdaftar tercatat resmi dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan melalui jalur pendidikan nonformal. Hal ini menjadi bagian dari pengawasan dan legalitas lembaga," ungkap Suharti.
Pemerintah juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Jika sebelumnya tenaga pengasuh minimal lulusan SMA, kini didorong memiliki kualifikasi pendidikan hingga jenjang sarjana (S1).
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan standar pelayanan, terutama di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya kasus daycare di berbagai daerah. (*)
| Berkat Buispot, Kini Agus Bei Sukses Tanam Mangrove di Pantai Balikpapan |
|
|---|
| Jaga Stamina di Tengah Kesibukan, Kacab Pelni Balikpapan Juni Samsudin Akui Gemar Bersepeda |
|
|---|
| Pengusaha di Balikpapan Pelaku Penipuan Jadi Tahanan Kota, Praktisi Hukum: Publik Butuh Penjelasan |
|
|---|
| May Day 2026, PT Pertamina Training dan Consulting Diminta Tidak Abai Terhadap Aspirasi Pekerja |
|
|---|
| Aturan Baru Daycare di Balikpapan, Wajib Miliki CCTV Real-Time, Orangtua Bisa Pantau Anak 24 Jam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260430_Daycare-Harapan-Utama-Balikpapan.jpg)