Berita Kukar Terkini
Inflasi Kukar Dijaga di Bawah 3 Persen, Gerakan Pangan Murah Jadi Andalan Tekan Inflasi
Sunggono mengungkapkan, meski data terbaru masih menunggu pembaruan, secara umum kondisi inflasi di Kukar masih berada di bawah angka 3 persen
Penulis: Patrick Vallery Sianturi | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan laju inflasi daerah masih terkendali.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kukar.
Sunggono mengungkapkan, meski data terbaru masih menunggu pembaruan, secara umum kondisi inflasi di Kukar masih berada di bawah angka 3 persen.
“Secara keseluruhan, inflasi kita masih di bawah 3 persen,” ujarnya, saat dihubungi oleh wartawan TribunKaltim.co pada Senin (4/5/2026).
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa di DPRD Kukar, Massa Aliansi Ormas Kukar Utarakan 9 Tuntutan
Ia menjelaskan, penyebab inflasi di Kukar cenderung berulang setiap bulan, terutama dipicu oleh fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan.
Beberapa di antaranya adalah daging ayam, ikan, cabai, dan bawang merah.
“Komoditas itu yang paling sering memengaruhi pergerakan inflasi. Hampir setiap bulan polanya relatif sama, hanya berbeda pada komoditas tertentu,” jelasnya.
Terkait pelemahan nilai tukar rupiah, Sunggono menilai dampaknya terhadap inflasi di Kukar belum signifikan.
Hal ini karena sebagian besar komoditas pemicu inflasi berasal dari dalam daerah, bukan dari impor.
“Fluktuasi nilai tukar biasanya hanya jangka pendek. Selain itu, sebagian besar bahan pemicu inflasi di Kukar bukan berasal dari luar negeri masih dari daerah kukar, sehingga pengaruhnya tidak terlalu besar,” katanya.
Namun demikian, ia mengakui ada komoditas tertentu seperti kedelai yang masih bergantung pada impor, sehingga berpotensi terdampak jika terjadi pelemahan rupiah terhadap dolar.
“Kalau komoditas seperti kedelai, itu memang impor. Jadi kalau nilai tukar dolar naik, bisa berpengaruh cukup signifikan,” tambahnya.
Sebagai langkah pengendalian, Pemkab Kukar terus menggencarkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga stabilitas harga di masyarakat.
Program tersebut disebut masih akan terus berjalan dalam waktu dekat.
“GPM tetap kita laksanakan. Dari laporan terakhir, kegiatan ini terus berjalan untuk membantu menekan inflasi,” tutupnya. (*)
| Aksi Unjuk Rasa di DPRD Kukar, Massa Aliansi Ormas Kukar Utarakan 9 Tuntutan |
|
|---|
| Kondisi Air Baku Kutai Kartanegara di Tengah Ancaman Kemarau dan El Nino |
|
|---|
| Air Baku Keruh, Perumda Tirta Mahakam Kukar Siapkan Integrasi 3 IPA |
|
|---|
| Program RT Ku Terbaik Segera Jalan, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri Ingatkan Risiko Penyimpangan |
|
|---|
| Nobar Film "Pesta Babi" di Tenggarong, Isu Ekologi Papua yang Relevan dengan Kukar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260504_Sunggono.jpg)