Selasa, 5 Mei 2026

Demo Kaltim 21 April

Ratusan Warga dan Mahasiswa Nobar Sidang Paripurna DPRD Kaltim, Pantau Hak Angket

Warga Kaltim nobar sidang DPRD di jalan, pantau langsung pembahasan hak angket

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUNKALTIM.CO/Gregorius Agung Salmon
NOBAR SIDANG DPRD - Warga dan massa aksi menyaksikan Sidang Rapat Paripurna ke-8 DPRD Kaltim melalui layar videotron di Jalan Teuku Umar pada Senin (4/5/2026) malam. (TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON) 
Ringkasan Berita:
  • Warga nobar sidang paripurna DPRD Kaltim di depan gedung.
  • Videotron dan pengeras suara digunakan untuk memantau jalannya sidang.
  • Pembahasan hak angket jadi perhatian utama massa aksi.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Suasana di Jalan Teuku Umar, tepatnya di depan Gedung DPRD Kalimantan Timur, mendadak riuh pada Senin (4/5/2026) malam.

Bukan karena pertandingan sepak bola atau pemutaran film, ratusan warga dan massa aksi justru berkumpul sejak sore hari untuk melakukan nonton bareng atau nobar Sidang Paripurna ke-8 DPRD Kaltim.

Pemandangan unik ini menjadi sejarah baru di Kaltim, di mana masyarakat antusias mengawal jalannya sidang legislatif secara langsung melalui layar videotron besar yang terpasang di dekat pagar gedung, serta melalui layar ponsel masing-masing massa aksi.

Antusiasme dan Kreativitas Massa

Dalam layar besar tersebut, tampak jajaran pimpinan DPRD Kaltim mulai dari Ketua DPRD Hasanuddin Masud, hingga para Wakil Ketua yakni Ekti Imanuel, Ananda Emira Moeis, dan Yenni Eviliana.

Begitu Hasanuddin Masud mengetuk palu membuka sidang, sorakan riuh langsung pecah dari kerumunan warga di luar pagar.

Baca juga: Massa Demo Aliansi Rakyat Kaltim Berhasil Duduki Kantor DPRD, Pantau Paripurna Hak Angket

Meski kualitas audio dari videotron tidak terlalu nyaring, warga tidak kehabisan akal. Massa aksi menyambungkan siaran langsung kanal YouTube resmi DPRD Kaltim ke pengeras suara (loudspeaker) dan toa dari mobil komando agar jalannya interupsi dan perdebatan di dalam ruang sidang dapat terdengar jelas hingga ke jalan raya.

Fokus utama perhatian warga adalah pembahasan mengenai hak angket yang sebelumnya disuarakan oleh gelombang aksi mahasiswa dari Aliansi Rakyat Kaltim.

Siti, salah seorang warga yang ikut bertahan di depan gedung, mengaku meski tidak sepenuhnya paham istilah hukum yang diperdebatkan, ia ingin memastikan aspirasi rakyat tersampaikan.

"Ya, kita sedang nonton sidang. Katanya bahas hak angket yang disuarakan mahasiswa tadi. Semoga tuntutannya terjawab," ujar Siti.

Hingga berita ini diturunkan, konsentrasi massa di Jalan Teuku Umar masih belum beranjak.

Sambil duduk di aspal dan memperhatikan layar, warga terus memantau setiap interupsi yang terjadi di dalam Gedung B DPRD Kaltim.

Agenda Rapat Paripurna ke-8 ini dianggap sebagai momen krusial bagi publik Kalimantan Timur untuk melihat sejauh mana respons para wakil rakyat terhadap keresahan sosial dan tuntutan transparansi yang tengah bergulir. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved