Jumat, 8 Mei 2026

Kebakaran di Muara Rapak Balikpapan

Api Hanguskan Permukiman Padat di Muara Rapak, Lansia Alami Luka Bakar

Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di RT 07, Kelurahan Muara Rapak, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (7/5/2026)

Tayang:
Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Amalia Husnul A
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
KEBAKARAN DI BALIKPAPAN - Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di RT 07, Kelurahan Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

Ia mengalami luka bakar cukup serius dan kini dirawat intensif di RSKD Balikpapan.

Kepala Instalasi Kedokteran Kehakiman RSKD Balikpapan, Heryadi Bawono Putro, mengatakan korban saat ini masih dalam kondisi sadar penuh dan tengah mendapatkan penanganan khusus dari dokter spesialis bedah plastik.

“Kondisi pasien saat ini sedang mendapatkan perawatan oleh dokter yang khusus menangani luka bakar. Untuk korban sendiri saat ini dalam keadaan sadar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, luas luka bakar yang dialami korban mencapai sekitar 54 persen dari total permukaan tubuh. Luka bakar tersebut tersebar hampir di seluruh tubuh, terutama di bagian badan dan perut.

“Luas luka bakarnya 54 persen. Derajat luka bakarnya derajat satu dan derajat dua, tetapi memang cukup luas areanya,” katanya.

Menurut dr Heryadi, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani secara intensif.

Pasien berisiko mengalami dehidrasi berat hingga infeksi akibat kerusakan kulit.

“Kalau luas luka bakar 54 persen itu berpotensi menyebabkan pasien dehidrasi dan infeksi.

Luka bakar menyebabkan cairan tubuh mudah menguap sehingga pasien bisa cepat kehilangan cairan,” jelasnya.

Selain itu, area kulit yang terbuka akibat luka bakar membuat kuman lebih mudah masuk ke dalam tubuh pasien.

Karena itu, korban kini menjalani pemantauan ketat dan penanganan intensif dari tim medis.

“Memang harus melewati masa kegawatannya dulu. Mudah-mudahan pasien bisa melewati masa sulitnya ini,” tambahnya.

Ia menuturkan, penanganan luka bakar tidak selalu memerlukan operasi, melainkan fokus pada pemberian cairan dan perawatan luka secara berkala oleh dokter spesialis.

“Biasanya tata laksananya pemberian cairan dan perawatan luka.

Proses penyembuhan luka bakar ini cukup panjang,” pungkasnya. 

Baca juga: 1 Warga Alami Luka Bakar 54 Persen saat Kebakaran di RT 07 Kelurahan Muara Rapak Balikpapan

(TribunKaltim.co/Dwi Ardianto)

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved