Berita Samarinda Terkini
236 Calon Jemaah Haji Samarinda Kloter 16 dan 17 Siap Berangkat, Kesehatan Jadi Perhatian Utama
Kloter 16 dan Kloter 17 dijadwalkan menjadi rombongan penutup keberangkatan jemaah haji Samarinda tahun ini
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Proses pemberangkatan jemaah haji asal Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur tahun 2026 memasuki tahap akhir.
Setelah sebagian besar jemaah diberangkatkan melalui Embarkasi Balikpapan, dua kloter tersisa yakni Kloter 16 dan Kloter 17 dijadwalkan menjadi rombongan penutup keberangkatan jemaah haji Samarinda tahun ini.
Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Samarinda, Jurait, pada Rabu (13/5/2026), menyampaikan bahwa kedua kloter tersebut akan diberangkatkan secara bertahap pada pertengahan Mei sesuai jadwal resmi embarkasi.
“Jemaah Haji Kota Samarinda masih dua kloter, 16 dan 17. Rencananya kloter yang 16 itu tanggal 18 Mei, kemudian yang kloter 17 itu tanggal 19 Mei,” ujarnya.
Baca juga: Polisi Bongkar Praktik Tiket Palsu Persija vs Persib di Stadion Segiri Samarinda
Berdasarkan jadwal resmi pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Kota Samarinda Embarkasi Balikpapan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi,
Kloter 16 akan diberangkatkan dari halaman Masjid Islamic Center Samarinda pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 17.00 WITA, dengan jumlah 200 jemaah.
Sementara Kloter 17 yang menjadi kloter terakhir akan diberangkatkan dari halaman Kantor Kementerian Agama Samarinda pada Selasa, 19 Mei 2026 pukul 04.00 WITA dengan jumlah 36 jemaah.
Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Samarinda tahun ini mencapai 1.024 orang yang tersebar dalam beberapa kelompok terbang.
“Untuk jumlah jemaah total keseluruhan dari kloter 1 sampai 17 ada 1.024 jemaah,” kata Jurait.
Di tengah berlangsungnya proses ibadah haji di Tanah Suci, aspek kesehatan menjadi perhatian utama pemerintah dan petugas pendamping. Jurait menjelaskan bahwa hingga saat ini kondisi jemaah yang telah lebih dahulu berangkat masih dalam keadaan stabil berdasarkan pemantauan yang dilakukan pihaknya.
“Yang kami pantau masih stabil. Artinya tidak ada laporan yang sakit. Kecuali kemarin kloter pertama itu ada meninggal satu,” ucapnya singkat.
Pihak Kemenhaj Samarinda memastikan bahwa pendampingan terhadap jemaah terus dilakukan selama berada di Arab Saudi, baik dalam pelaksanaan ibadah maupun pengawasan kesehatan. Setiap aktivitas ibadah yang dijalani jemaah mendapat bimbingan dari petugas pendamping dan tenaga kesehatan.
“Untuk kegiatan yang di Mekah itu, umrah segala macam itu semua ada dibimbing semua, ada perawatnya. Jadi diperiksa juga kesehatannya,” jelasnya.
Sementara itu, jadwal kepulangan jemaah haji Samarinda dijadwalkan dimulai pada awal Juni dan berlangsung bertahap sesuai nomor kloter keberangkatan. Kloter pertama dijadwalkan tiba kembali di Samarinda pada 8 Juni 2026, sedangkan kloter terakhir akan tiba pada 1 Juli 2026.
“Untuk kepulangan itu mulai tanggal 7 Juni. Itu sesuai dengan kloter keberangkatan dan sesuai jadwal,” tutup Jurait. (*)
| Pemkot Samarinda Kerahkan Eksavator Mini dan Tim Hantu Banyu ke Sukorejo demi Atasi Banjir |
|
|---|
| Barang Bukti 36 Perkara Dimusnahkan Kejari Samarinda, Ada Cap Tikus hingga Uang Palsu |
|
|---|
| Pemkot Samarinda Siap Klaim jadi Pionir ASN AI Pertama di Indonesia |
|
|---|
| Abdunnur Resmi Daftar Calon Rektor Unmul 2026-2030, Klaim Didukung 81 Senator |
|
|---|
| Masuk API Awards 2026, Bukit Steling Samarinda Setor PAD Rp1,6 Juta per Bulan untuk Pemkot |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260513_keberangkatan-calon-jemaah-haji-Samarinda.jpg)