Kamis, 14 Mei 2026

Berita Paser Terkini

Pemkab Paser dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Wujudkan UHC 2026

Pemkab Paser dan BPJS Kesehatan memperkuat sinergi untuk meningkatkan mutu layanan JKN

Tayang:
HO Prokopim Paser
MONITORING LAYANAN KESEHATAN - Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Paser, Romif Erwinadi, hadir dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan di Ruang Rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser, Selasa (13/5/2026). Pemkab Paser memperkuat sinergi untuk mewujudkan Universal Health Coverage (UHC). (HO/PROKOPIM PASER) 
Ringkasan Berita:
  • BPJS Kesehatan menggelar monitoring dan evaluasi Program JKN di Paser.
  • Kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Paser mencapai sekitar 95 persen.
  • Pemkab Paser menargetkan peningkatan mutu layanan dan akses kesehatan masyarakat.

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Paser.

Agenda tersebut berlangsung pada 13 Mei 2026 di Ruang Rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser yang diikuti Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Paser, Romif Erwinadi, bersama Kepala BPJS Kesehatan Balikpapan, Aidy Ilmy, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Paser, Rita Zakiah, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Romif menyampaikan bahwa Monev tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh pihak mengenai pelaksanaan Program JKN sekaligus memperkuat sinergi dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC).

“BPJS Kesehatan melakukan Monev agar kualitas mutu layanan dan akses layanan semakin baik, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” terang Romif.

Ditekankan bahwa pelayanan kesehatan merupakan amanat undang-undang yang harus dijalankan dengan prinsip gotong royong.

Baca juga: Otorita IKN Serahkan SK Pengakuan Masyarakat Adat Paser di Mentawir

“Alhamdulillah pemerintah daerah sudah mematuhi peraturan yang ada. Namun, kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan dan pemerintah daerah terus berbenah untuk perbaikan ke depannya,” terang Romif.

Capaian kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Paser saat ini juga terbilang sudah cukup tinggi yaitu sekitar 95 persen.

Angka tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin hak dasar masyarakat, utamanya dalam hal pelayanan kesehatan.

Kepesertaan BPJS Tembus 95 Persen

“Komitmen ini selaras dengan visi Paser TUNTAS, di mana perlindungan jaminan sosial harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” tegasnya.

Romif menilai capaian tersebut tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, baik pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, maupun para pemangku kepentingan dengan harapan sinergi ini terus diperkuat agar pelayanan kesehatan semakin optimal.

Baca juga: Polsek Tanjung Harapan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan untuk 550 KPM di Desa Lori Paser

Pemerintah daerah juga menilai evaluasi berkala penting dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan tetap berjalan maksimal, mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga layanan rujukan rumah sakit.

Selain peningkatan akses, kualitas pelayanan kepada peserta BPJS Kesehatan juga menjadi perhatian utama agar masyarakat memperoleh layanan yang cepat, mudah, dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Balikpapan, Aidy Ilmy, menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan menyediakan berbagai layanan, mulai dari rawat jalan, rawat inap, hingga layanan khusus bagi penderita penyakit kronis.

“Semua layanan ini dirancang agar masyarakat mendapatkan perlindungan kesehatan yang menyeluruh,” pungkas Aidy. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved