Jumat, 15 Mei 2026

Berita Kutim Terkini

Buaya Monster 4 Meter Pemangsa Bocah di Sangatta Kutai Timur Berhasil Dibekuk

Isu keselamatan di wilayah perairan Kutai Timur kembali menjadi sorotan tajam setelah rentetan konflik antara manusia

Tayang:
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Budi Susilo
HO/LKK Kutim
PENANGKAPAN BUAYA KUTIM - Penangkapan buaya 4 meter di Kutai Timur. Isu keselamatan di wilayah perairan Kutai Timur kembali menjadi sorotan tajam setelah rentetan konflik antara manusia dan predator di kawasan Dermaga Kenyamukan Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. (HO/LKK Kutim) 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Isu keselamatan di wilayah perairan Kutai Timur kembali menjadi sorotan tajam setelah rentetan konflik antara manusia dan predator di kawasan Dermaga Kenyamukan Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur

Menanggapi situasi yang kian mengkhawatirkan, Ketua Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) Kutim, Rony Effendy, mendesak adanya langkah konkret dari pihak berwenang agar nyawa warga tidak terus terancam.

Situasi di lapangan kini telah mencapai titik jenuh, di mana masyarakat merasa was-was setiap kali mendekati area sungai. 

Kejadian tragis yang menimpa seorang bocah bernama Andi Alfiansyah (13) kemarin menjadi pemantik kemarahan sekaligus ketakutan kolektif warga Sangatta Utara. 

Baca juga: Viral Sayembara Tangkap Buaya di Sangatta, Pendaftaran Peserta Dibuka

Keinginan warga pun disuarakan dengan tegas untuk memutus rantai serangan reptil ganas yang kian sering masuk ke wilayah permukiman. 

Rony menekankan bahwa habitat yang bersinggungan dengan aktivitas manusia memerlukan manajemen khusus agar predator tidak lagi bebas berkeliaran di jalur padat penduduk.

“Harapan kami pemerintah setempat segera mengambil tindakan, termasuk membuat penangkaran buaya agar kejadian serupa tidak terus terulang dan buaya tidak lagi berkeliaran di kawasan permukiman warga,” ujar Rony, Kamis (14/5/2026).

Langkah preventif memang sempat diambil oleh tim gabungan yang terdiri dari LKK Kutim, Posal Lanal Kenyamukan, Ditpolairud Polda Kaltim, PMI Sangatta, hingga Pemadam Kebakaran (PMK). 

Pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 Wita, sebuah operasi besar berhasil meredam teror di perairan tersebut. Seekor buaya muara berukuran raksasa yang diduga menjadi dalang dibalik luka kaki seorang bocah akhirnya berhasil ditaklukan.

Proses penangkapan monster air sepanjang 4 meter tersebut berlangsung sangat menegangkan di bawah kegelapan malam. 

Baca juga: Kronologi Penemuan Warga Hilang di Sungai Sepaku PPU, Tewas Diduga Diterkam Buaya

Dengan hanya menggunakan tali dan peralatan khusus, ia harus berjibaku melawan kekuatan fisik reptil yang memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya bisa dilumpuhkan.

Rony menegaskan bahwa pencarian dilakukan secara intensif di titik-titik krusial tempat korban terakhir kali terlihat.

Evakuasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antarlembaga sangat diperlukan dalam menangani ancaman satwa liar yang ekstrem.

“Kami bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan penangkapan agar buaya tersebut tidak kembali membahayakan masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di sekitar sungai dan dermaga,” tambahnya.

Di sisi lain, kewaspadaan mandiri tetap menjadi kunci utama dalam menghindari jatuhnya korban baru. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved