Berita Kukar Terkini
Pemkab Kukar Dorong Kawasan Nelayan Terpadu, 5 Desa Diusulkan Masuk Program Nasional
Pemkab mulai membidik pengembangan kawasan nelayan terpadu melalui program nasional Kampung Nelayan Merah Putih
Penulis: Patrick Vallery Sianturi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai membidik pengembangan kawasan nelayan terpadu melalui program nasional Kampung Nelayan Merah Putih yang digagas pemerintah pusat.
Sejumlah desa pesisir dan kawasan perairan di Kukar kini masuk dalam daftar usulan program tersebut.
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar menyebut program ini tidak hanya berfokus pada aktivitas penangkapan ikan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui pembangunan fasilitas penunjang.
Baca juga: PPU Dorong Kampung Nelayan Merah Putih, Siapkan Lokasi dan Tunggu Survei KKP
Kepala DKP Kukar, Muslik, mengatakan pihaknya telah mengusulkan lima desa untuk masuk dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih.
Lima desa tersebut yakni;
- Desa Pela
- Desa Sangkuliman
- Desa Semayang
- Desa Jantur
- dan Desa Kersik.
“Program ini menjadi prioritas pemerintah pusat, sehingga daerah didorong untuk mengusulkan kawasan nelayan yang potensial,” ujarnya kepada TribunKaltim.co pada Rabu (13/5/2026).
Ia menjelaskan, usulan dari Kukar saat ini masih menjalani proses verifikasi dan validasi di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Namun dari hasil koordinasi sementara, tiga desa disebut mulai masuk tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED).
Ketiga desa tersebut yakni Pela, Sangkuliman, dan Semayang.
Muslik menerangkan, konsep Kampung Nelayan Merah Putih dirancang sebagai kawasan terpadu yang menggabungkan sentra perikanan dengan fasilitas ekonomi masyarakat dalam satu kawasan.
Beberapa fasilitas yang direncanakan hadir di antaranya;
- Stasiun pengisian bahan bakar untuk nelayan
- Tempat pendaratan ikan;
- Bengkel perahu
- Balai pertemuan;
- hingga area kuliner dan usaha masyarakat.
Selain sektor tangkap, DKP Kukar juga terus mengembangkan budidaya perikanan air tawar.
Salah satunya melalui program Kampung Budidaya Nila di Kecamatan Loa Kulu yang mencakup lima desa binaan.
Pemkab Kukar berharap program Kampung Nelayan Merah Putih dapat direalisasikan sehingga mampu mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat sektor perikanan daerah secara berkelanjutan.
“Bukan hanya aktivitas nelayannya yang dibangun, tetapi juga ekosistem ekonominya supaya masyarakat sekitar ikut berkembang,” tutupnya.
(*)
capt : kampung nelayan merah putih - ilustrasi kampung nelayan merah. Kepala DKP Kukar, Muslik, mengatakan pihaknya telah mengusulkan lima desa untuk masuk dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih lima desa tersebut yakni Desa Pela, Desa Sangkuliman, Desa Semayang, Desa Jantur, dan Desa Kersik.
(HO / kampung nelayan merah putih / kementrian kelautan dan perikanan)
| Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Mobil di Loa Janan Kukar, Tersangka Bawa Badik saat Diciduk |
|
|---|
| 3 Daerah di Kukar Wakili Program Desa Cantik 2026, Mengarah ke Mandiri dan Berkualitas |
|
|---|
| Wagub Kaltim Seno Aji Soroti Pembatasan Batu Bara, Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif dan Kualitas SDM |
|
|---|
| BBPJN Kaltim Rawat Drainase Loa Janan–Kota Bangun, Cegah Kerusakan Aspal |
|
|---|
| Seru! Anak TK di Kukar Belajar Profesi TNI di Yonarmed 22 Jembayan, Lihat Langsung Alutsista Canggih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260514_Nelayan-di-PPU-Kalimantan-Timur.jpg)