Berita Samarinda Terkini
Samarinda Genjot Vaksinasi Rabies 2 Ribu Dosis, Prioritaskan Hewan Liar dan Komunitas Shelter
Targetnya, ribuan dosis vaksin sudah harus habis disuntikkan ke hewan pembawa rabies di Samarinda
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Samarinda melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) tengah mengejar target penyuntikan vaksin rabies pada tahun ini.
Targetnya, ribuan dosis vaksin sudah harus habis disuntikkan ke hewan pembawa rabies (HPR) seperti kucing, anjing, musang, hingga monyet sebelum memasuki bulan Juli.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) DKPP Samarinda, Maskuri menyebut bahwa penyelesaian target ini menjadi salah satu fokus utama pihaknya.
Meski jumlahnya tidak sebanyak capaian tahun 2025 lalu yang menembus 7.000 dosis, namun tahun ini target waktu yang ditetapkan lebih ketat.
Baca juga: Sterilisasi Kucing dan Vaksinasi Rabies Gratis Meriahkan HUT ke-129 Balikpapan, Ini Syarat Daftarnya
"Di dosis kita 2000, kita punya target di tahun 2026 ini selesai sebelum Juli, itu harus 2000 dosis," ujarnya kepada TribunKaltim.co pada Jumat (15/5/2026).
Dalam prosesnya, kata Maskuri, pihaknya bekerja sama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), klinik hewan, dan pet shop.
Dia menjelaskan bahwa vaksin yang disebar ke mitra tersebut tetap gratis dari pemerintah.
Namun, untuk layanan di klinik swasta, biaya jasa medis menjadi kebijakan masing-masing tempat dan di luar kewenangan dinas.
Pihaknya juga sengaja mengatur kuota vaksin gratis ini agar tidak mengganggu stabilitas ekonomi klinik hewan swasta.
Prioritas utama pemberian vaksin gratis ditujukan bagi hewan-hewan liar yang berada di bawah penanganan komunitas rescue atau penampungan.
"Makanya kita, vaksin yang kita berikan secara gratis itu adalah vaksin untuk hewan-hewan liar, untuk teman-teman shelter, untuk teman-teman rescue yang, oh dia dapat kucing 10, 20, dia kurung, kita vaksin," jelasnya.
Hingga pertengahan Mei ini, realisasi vaksinasi sudah menyentuh angka sekitar 620 dosis.
Maskuri mengakui pergerakan tim sedikit terhambat karena adanya pembagian tugas menjelang Idul Adha.
Petugas medis pria saat ini fokus menangani vaksinasi PMK pada sapi, sementara petugas medis wanita dikerahkan untuk menangani vaksinasi kucing dan hewan peliharaan lainnya.
Untuk mengejar sisa target, DKPP menjadwalkan kunjungan ke beberapa titik seperti kawasan Sempaja dan Merdeka dalam waktu dekat ini.
| Efek Tiket Mahal, Penumpang Bandara APT Pranoto Samarinda Anjlok hingga 40 Persen |
|
|---|
| Antisipasi Musim Kemarau, Pemkot Samarinda Berencana Bangun Intake Baru di Loa Kulu Kukar |
|
|---|
| Dukung Efisiensi Energi, Camat Samarinda Seberang Ajak Pegawai Bersepeda Setiap Hari Jumat |
|
|---|
| Lapak Korban Kebakaran Pasar Segiri Telan Rp1,1 Miliar, DPRD Samarinda: Harus Layak dan Fungsional |
|
|---|
| Penyebab Kebakaran Hanguskan 2 Rumah di Jalan Jelawat Samarinda Diduga Dipicu ODGJ Bakar Kursi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260515_Peternakan-Rabies-di-Balikpapan-Kaltim.jpg)