Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Samarinda Genjot Vaksinasi Rabies 2 Ribu Dosis, Prioritaskan Hewan Liar dan Komunitas Shelter

Targetnya, ribuan dosis vaksin sudah harus habis disuntikkan ke hewan pembawa rabies di Samarinda

Tayang:
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS
VAKSINASI RABIES SAMARINDA - Ilustrasi vaksin rabies pada kucing. Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Samarinda menargetkan dapat melakukan vaksinasi rabies kepada 2000 hewan sebelum bulan Juli tahun ini. (TribunKaltim.co/Raynaldi Paskalis) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Samarinda melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) tengah mengejar target penyuntikan vaksin rabies pada tahun ini. 

Targetnya, ribuan dosis vaksin sudah harus habis disuntikkan ke hewan pembawa rabies (HPR) seperti kucing, anjing, musang, hingga monyet sebelum memasuki bulan Juli.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) DKPP Samarinda, Maskuri menyebut bahwa penyelesaian target ini menjadi salah satu fokus utama pihaknya. 

Meski jumlahnya tidak sebanyak capaian tahun 2025 lalu yang menembus 7.000 dosis, namun tahun ini target waktu yang ditetapkan lebih ketat.

Baca juga: Sterilisasi Kucing dan Vaksinasi Rabies Gratis Meriahkan HUT ke-129 Balikpapan, Ini Syarat Daftarnya

"Di dosis kita 2000, kita punya target di tahun 2026 ini selesai sebelum Juli, itu harus 2000 dosis," ujarnya kepada TribunKaltim.co pada Jumat (15/5/2026).

Dalam prosesnya, kata Maskuri, pihaknya bekerja sama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), klinik hewan, dan pet shop. 

Dia menjelaskan bahwa vaksin yang disebar ke mitra tersebut tetap gratis dari pemerintah.

Namun, untuk layanan di klinik swasta, biaya jasa medis menjadi kebijakan masing-masing tempat dan di luar kewenangan dinas.

Pihaknya juga sengaja mengatur kuota vaksin gratis ini agar tidak mengganggu stabilitas ekonomi klinik hewan swasta. 

Prioritas utama pemberian vaksin gratis ditujukan bagi hewan-hewan liar yang berada di bawah penanganan komunitas rescue atau penampungan.

"Makanya kita, vaksin yang kita berikan secara gratis itu adalah vaksin untuk hewan-hewan liar, untuk teman-teman shelter, untuk teman-teman rescue yang, oh dia dapat kucing 10, 20, dia kurung, kita vaksin," jelasnya.

Hingga pertengahan Mei ini, realisasi vaksinasi sudah menyentuh angka sekitar 620 dosis.

Maskuri mengakui pergerakan tim sedikit terhambat karena adanya pembagian tugas menjelang Idul Adha. 

Petugas medis pria saat ini fokus menangani vaksinasi PMK pada sapi, sementara petugas medis wanita dikerahkan untuk menangani vaksinasi kucing dan hewan peliharaan lainnya.

Untuk mengejar sisa target, DKPP menjadwalkan kunjungan ke beberapa titik seperti kawasan Sempaja dan Merdeka dalam waktu dekat ini.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved